Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Capai 35,45 Persen, Bank Mandiri Salurkan KUR Hingga Rp 14,54 T Per April 2026
Selasa, 19 Mei 2026 20:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 14,54 triliun kepada 113.223 pelaku UMKM di seluruh Indonesia hingga April 2026.
Realisasi tersebut setara 35,45 persen dari target penyaluran KUR Bank Mandiri tahun 2026 sebesar Rp 41 triliun.
Capaian tersebut memperkuat komitmennya sebagai mitra strategis Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran KUR.
“Program ini menjadi instrumen utama perseroan dalam membuka akses pembiayaan produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru di berbagai daerah,” ujar Senior Vice President (SVP) Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri Bayu Trisno Arief Setiawan dalam keterangan resmi, Selasa (19/5/2026).
Bank Mandiri telah sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat sektor produktif sebagai fondasi ekonomi nasional.
Realisasi ini menunjukkan akselerasi yang bertumbuh dalam menggerakkan aktivitas usaha masyarakat.
Baca juga : Kabar Gembira! PT Penajam Makmur Jaya Siap Kucurkan Pinjaman 1 Triliun Ke BIKE
Bayu mengatakan, dari sisi kualitas kredit portofolio KUR tetap terjaga dengan baik dengan rasio kredit bermasalah di angka 1 persen.
Hal ini mencerminkan kemampuan perseroan menghadirkan pertumbuhan bisnis yang sehat melalui pengelolaan risiko yang cermat, sekaligus menegaskan keunggulan berkelanjutan Bank Mandiri dalam pengembangan segmen mikro dan UMKM.
“Pencapaian ini menjadi bukti nyata sinergi yang terintegrasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang semakin kuat dan berdaya saing,” katanya.
Penyaluran KUR dihadirkan sebagai instrumen nilai tumbuh yang nyata bagi masyarakat. Melalui dukungan modal kerja yang tepat sasaran dan kemudahan serta kenyamanan layanan Bank Mandiri, pihaknya ingin membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, hingga menciptakan lapangan kerja baru di berbagai sektor produktif.
“Penyaluran KUR masih didominasi sektor produksi dengan porsi mencapai 63,07 persen atau sebesar Rp 9,16 triliun,” ujarnya.
Adapun sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp 4,69 triliun sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional. Sementara, sektor jasa produksi mencapai Rp 3,16 triliun dan sektor industri pengolahan sebesar Rp 1,1 triliun.
Baca juga : Bahlil: Presiden Bawa Isu Energi Dan Pangan Di KTT ASEAN 2026
“Secara kumulatif, sejak program KUR diluncurkan pemerintah pada 2008 hingga April 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 317,78 triliun kepada lebih dari 3,7 juta debitur di seluruh Indonesia," katanya.
Pembiayaan berbunga rendah tersebut telah membantu jutaan pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas pasar, serta memperkuat daya tahan usaha.
Bayu mengatakan, dalam mempercepat sekaligus menjaga kualitas penyaluran KUR, bank berlogo pita emas ini terus memperkuat strategi pembiayaan berbasis ekosistem melalui pendekatan closed-loop yang terhubung dengan nasabah wholesale dan sektor unggulan daerah.
“Strategi ini memungkinkan terciptanya sinergi ekosistem layanan yang lebih efisien antara pelaku UMKM, mitra usaha, distributor, hingga off-taker dalam satu rantai nilai bisnis yang saling terintegrasi,” katanya.
Selain memperluas akses pembiayaan, Bank Mandiri juga memperkuat layanan transaksi dan pembayaran angsuran melalui Mandiri Agen yang tersebar di berbagai wilayah dan sentra ekonomi masyarakat.
“Perseroan turut mendorong inklusi keuangan melalui edukasi literasi keuangan dan digital, agar pelaku UMKM lebih mandiri dalam mengelola usaha secara modern dan berkelanjutan,” ujar Bayu.
Baca juga : IIF Tumbuhkan Laba Bersih 51 Persen, Bagikan Dividen Rp 74 Miliar di RUPST 2026
Ke depan, bank bersandi saham BMRI ini akan terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah dalam mengakselerasi penyaluran KUR tahun 2026 melalui penguatan ekosistem pembiayaan dan sinergi antar entitas Mandiri Group.
"Dengan dukungan jaringan layanan dan ekosistem digital yang semakin matang, kami optimistis penyaluran KUR dapat semakin tepat sasaran dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Bayu.
Dia menegaskan, UMKM yang tumbuh kuat akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, dan menjaga pertumbuhan ekonomi nasional sebagai bagian dari Ekosistem Penggerak Ekonomi Negeri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya