BREAKING NEWS
 

Elnusa Perkuat Teknologi Seismik, Garap Proyek Non-Captive di Sumsel

Reporter & Editor :
FAZRY
Kamis, 3 September 2026 20:59 WIB
Petugas Elnusa melakukan survei seismik di kawasan hutan Sumatera Selatan menggunakan perangkat teknologi survei untuk mendukung akuisisi data seismik 3D. (Dok. Elnusa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, kembali memperkuat pasar non-captive melalui pengembangan teknologi dan keunggulan operasional.

Elnusa mendapat kepercayaan dari pelanggan di luar Pertamina Group untuk mengerjakan dua proyek Survei Seismik 3D dengan total area sekitar 150 kilometer persegi (km²) di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Proyek tersebut ditargetkan selesai pada awal 2027. Pekerjaan ini melanjutkan dua proyek seismik 3D sebelumnya dengan total area 365 km² di wilayah yang berdekatan.

Dengan demikian, secara kumulatif rangkaian pekerjaan dari pelanggan yang sama mencakup sekitar 515 km². Keberlanjutan proyek tersebut menjadi salah satu bentuk kepercayaan pelanggan terhadap kemampuan Elnusa dalam mengelola pekerjaan seismik dengan kompleksitas teknis dan operasional tinggi.

Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, mengatakan keberlanjutan kepercayaan pelanggan menunjukkan kapabilitas yang dibangun Elnusa mampu bersaing di pasar eksternal.

“Bagi kami, proyek non-captive merupakan validasi terhadap daya saing Elnusa. Kepercayaan untuk kembali mengerjakan proyek di area yang berdekatan menunjukkan bahwa teknologi, kompetensi personel, serta kualitas eksekusi yang kami bangun dapat memberikan value bagi pelanggan. Strategi kami adalah terus mengkonversi keunggulan tersebut menjadi peluang pasar dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Rustam.

Baca juga : Di Bawah 15.000 PSI: Dapur Sentul Elnusa Meracik Energi Negeri

Menurut dia, pengembangan pasar di luar ekosistem Pertamina menjadi bagian dari strategi Elnusa untuk memperluas basis pelanggan, mengoptimalkan utilisasi aset dan kompetensi, serta membuka sumber pertumbuhan baru.

Andalkan Teknologi Nodal

Dalam pelaksanaan proyek, Elnusa mengoptimalkan teknologi STRYDE Nimble Seismic System sebagai bagian dari penguatan teknologi seismik generasi terbaru yang dilakukan perseroan sejak awal 2026.

Sebelumnya, Elnusa telah melakukan investasi strategis pada 25.000 STRYDE Range+ nodes yang didukung STRYDE Nimble System dan STRYDE Mini System.

Kombinasi teknologi tersebut memberikan fleksibilitas lebih tinggi dalam desain dan pelaksanaan survei. Teknologi itu juga mendukung pengerjaan proyek secara simultan serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya untuk akuisisi seismik 2D maupun 3D.

Teknologi nodal tersebut mendukung akuisisi data seismik berdensitas tinggi dengan kualitas lebih baik, mempercepat siklus survei, serta meningkatkan efisiensi operasi.

Adsense

Karakter perangkat yang ringkas dan fleksibel juga memberikan keunggulan dalam menghadapi kondisi lapangan yang kompleks dan akses terbatas.

Baca juga : Data Terbaru Kemenhut: Hotspot di Kalsel, Sumsel, Riau dan Jambi Turun

Bagi Elnusa, investasi teknologi tidak hanya diarahkan untuk memperkuat kapabilitas teknis, tetapi juga meningkatkan produktivitas aset, daya saing layanan, dan kemampuan perseroan menangkap peluang pasar yang lebih luas.

Keunggulan tersebut relevan dengan karakter dua proyek di Kabupaten Musi Banyuasin yang melintasi berbagai kondisi area, mulai dari kawasan hutan, aliran sungai, area pertambangan hingga permukiman masyarakat.

Kondisi tersebut membutuhkan perencanaan survei yang adaptif, kesiapan personel dan teknologi, serta pengelolaan operasi yang disiplin.

Elnusa juga memastikan aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE), kepatuhan terhadap regulasi dan perizinan, serta komunikasi dan sosialisasi dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan setempat menjadi bagian integral dalam setiap tahapan pekerjaan.

Perluas Pasar Geoscience

Penguatan bisnis geoscience tersebut sejalan dengan arah strategis Elnusa untuk menjadikan teknologi dan inovasi sebagai salah satu penggerak pertumbuhan.

Kapabilitas seismik Elnusa tidak hanya ditopang teknologi terkini, tetapi juga pengalaman mengelola berbagai proyek onshore maupun offshore dengan skala dan karakteristik yang beragam.

Baca juga : Sumur Semberah-206 Lampaui Target, Elnusa Perkuat Bisnis Drilling

Kombinasi technology, people, dan execution capability tersebut menjadi keunggulan kompetitif perseroan dalam memperluas penetrasi pasar, baik di dalam maupun di luar ekosistem Pertamina.

“Ke depan, kami ingin memastikan setiap investasi teknologi dapat menghasilkan nilai ekonomi yang semakin optimal. Artinya, teknologi tidak berhenti sebagai peningkatan kapabilitas, tetapi harus mampu meningkatkan efisiensi, menjawab kebutuhan pelanggan, memperluas pasar, dan pada akhirnya menciptakan nilai jangka panjang bagi Perseroan dan pemegang saham,” tambah Rustam.

Melalui penguatan teknologi seismik dan perluasan pasar non-captive, Elnusa terus memperkuat posisi sebagai perusahaan jasa energi berbasis teknologi (technology-driven energy services company).

Strategi tersebut melengkapi kekuatan bisnis Elnusa di dalam ekosistem Pertamina sekaligus membangun basis pelanggan yang semakin beragam.

Langkah ini diharapkan mendukung daya saing dan pertumbuhan perseroan secara berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense