RM.id Rakyat Merdeka - XCMG Group Indonesia memperkuat ekosistem industri alat berat di Indonesia melalui kehadiran ABC Multifinance, Platform Pembiayaan XCMG-GMT dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta.
Mengusung tema “New Power, New Future”, XCMG menampilkan berbagai solusi alat berat berbasis energi baru untuk sektor pertambangan, konstruksi, logistik, hingga bongkar muat.
President Director XCMG Group Indonesia Kong Qing Chao mengatakan, kehadiran platform pembiayaan tersebut menjadi bagian dari upaya XCMG membangun ekosistem industri terintegrasi di Indonesia, mulai dari riset dan pengembangan (R&D), produksi, pasokan, penjualan, layanan hingga pembiayaan.
“Ini menandai langkah XCMG dalam membangun ekosistem industri terintegrasi di Indonesia. Kami ingin memanfaatkan sinergi manufaktur dan pembiayaan untuk mendukung transformasi industri lokal menuju arah yang lebih hijau dan rendah karbon,” ujar Kong, dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).
Baca juga : Jinakkan Karhutla Di Luar Area Kerja, PT BMH Kerahkan 12 Tim & 13 Alat Berat
Dalam pameran tersebut, XCMG memamerkan sejumlah produk energi baru, di antaranya wheel loader listrik murni XC938EV, wheel loader hybrid XC978HEV, kendaraan angkut berbadan lebar energi baru XGE150PRO, dump truck listrik murni, serta tractor.
Selain itu, ditampilkan pula excavator, bulldozer, mobile crane, forklift energi baru, dan fasilitas pengisian daya. Produk-produk tersebut dirancang untuk berbagai kondisi operasional, termasuk pekerjaan tambang dengan kebutuhan pengangkutan dalam volume besar.
Produksi Lokal Kong mengatakan, 2026 menjadi tahun penting bagi pengembangan rantai industri XCMG di Indonesia. Basis manufaktur energi baru XCMG Indonesia telah selesai dibangun dan mulai beroperasi.
“Unit pertama peralatan energi baru hasil produksi lokal telah berhasil diproduksi. Ini mewujudkan produksi lokal dan pengiriman lokal sekaligus meningkatkan efisiensi pasokan,” katanya.
Baca juga : Prabowo Gandeng Peraih Nobel Perkuat Ekosistem Riset Indonesia
XCMG Indonesia juga telah meresmikan pusat R&D yang berfokus pada kondisi operasional lokal untuk mengembangkan dan menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar Indonesia.
Sementara itu, ABC Multifinance melalui Platform Pembiayaan XCMG-GMT menyasar sektor pertambangan, metalurgi, infrastruktur dan logistik. Layanan pembiayaan disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan untuk mempermudah pembelian alat berat.
“Sinergi pembiayaan dengan rantai R&D, manufaktur, dan layanan memungkinkan kami menyediakan solusi sepanjang masa pakai alat berat, mulai dari pembelian, perawatan, penggunaan hingga pengalihan,” kata Kong.
Dalam Mining Indonesia 2026, XCMG juga menandatangani kerja sama strategis dengan sejumlah lembaga keuangan dan kontrak pembelian alat berat dengan sejumlah pelanggan utama.
Baca juga : Prabowo Pastikan Kebutuhan Petugas Karhutla Dipenuhi, Tambah Pompa-Alat Berat
Area test drive XCMG turut mendapat antusiasme pengunjung. Sejumlah pelanggan menilai peralatan energi baru memiliki keunggulan dari sisi lingkungan dan biaya operasional, sementara dukungan layanan lokal serta pembiayaan dinilai membantu mengurangi tekanan operasional perusahaan.
Kong menegaskan, setelah lebih dari 30 tahun mengembangkan pasar Indonesia, XCMG akan terus berpegang pada prinsip “berakar di Indonesia, melayani Indonesia”.
“XCMG akan terus memaksimalkan sinergi teknologi, manufaktur, layanan, dan pembiayaan serta semakin mendalam mengintegrasikan diri dalam pembangunan industri Indonesia,” pungkas Kong.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.