Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 3 Debutan Tunggal Putra Indonesia Siap Tampil di Asian Games 2026
- Gempa Darat M2,7 Guncang Bandung, Kedalaman 4 Km
- Jadi Player of the Match, Teja Dedikasikan Kemenangan Persib Buat Bobotoh
- Dilarang Ikut Tes Pirelli, Quartararo Sempat Ogah Bantu Yamaha
- Barcelona-Atletico Menang Telak, Puncak Klasemen Makin Ketat
Dilarang Ikut Tes Pirelli, Quartararo Sempat Ogah Bantu Yamaha
Kamis, 17 September 2026 06:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Fabio Quartararo kecewa karena dilarang Yamaha untuk mengikuti tes Pirelli untuk persiapan MotoGP 2027. Pembalap Prancis itu pun sempat ogah membantu pengembangan motor Yamaha.
Tes Pirelli akan berlangsung di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Senin, 21 September 2026, atau sehari setelah balapan MotoGP Austria. Tes ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi perubahan besar MotoGP 2027, termasuk penggunaan ban Pirelli sebagai pemasok tunggal.
Quartararo sebelumnya sempat mempertanyakan keputusan Yamaha yang tidak mengizinkannya mengikuti tes Pirelli di Spielberg. Padahal, sesi tersebut menjadi kesempatan penting untuk mendapatkan pengalaman langsung dengan ban yang akan digunakan MotoGP mulai musim 2027. Mengingat, dirinya bakal meninggalkan Yamaha dan bergabung dengan Honda mulai musim depan. Alhasil, Quartararo kecewa dengan keputusan Yamaha tersebut usai perhelatan MotoGP Aragon.
Dia bahkan mengaku tidak memiliki keinginan untuk membantu pengembangan motor Yamaha 2027 karena tidak diberi kesempatan mengikuti tes di Austria.
Baca juga : RI & Filipina Kerja Sama Lindungi Pekerja Migran
Namun, kini nada bicara pembalap yang mengantongi gelar juara dunia MotoGP 2021 itu berubah. Quartararo mengaku memahami alasan Yamaha.
“Dari sudut pandang saya, ya, keputusan Yamaha masuk akal. Itu masuk akal. Dari sudut pandang lain, mungkin tidak terlalu,” ujar Quartararo seperti dikutip dari Crash, kemarin.
Quartararo sadar, posisinya memang sudah berbeda. Mulai 2027, dia bukan lagi bagian dari Yamaha. Dia akan menjadi pembalap Honda yang berpotensi menjadi rival Yamaha dalam persaingan MotoGP.
Karena itu, dia memilih tidak memperpanjang persoalan. Delapan tahun kebersamaan dengan Yamaha, menurut Quartararo, tidak layak ditutup dengan pertengkaran hanya gara-gara persoalan tes.
Baca juga : Jessica Mila, Beri Kejutan Suami Test Pack Garis 2
“Saya rasa kedua pihak sudah berusaha melakukan yang terbaik untuk menjaga hubungan. Memang ada momen yang tegang, tetapi apa yang muncul di media sering kali membuat situasinya terlihat jauh lebih buruk,” katanya.
Quartararo bahkan menegaskan masih ada waktu sekitar tiga bulan sebelum hubungan profesionalnya dengan Yamaha benar-benar berakhir.
“Kita punya tiga bulan lagi bersama, dan ini bukan waktunya bertengkar setelah delapan tahun. Kami akan mengakhiri semuanya dengan cara terbaik,” tegasnya.
Keputusan Yamaha terhadap Quartararo juga bukan situasi yang sepenuhnya unik. Sejumlah pembalap yang akan berganti tim turut menghadapi pembatasan serupa. Jorge Martin, Francesco Bagnaia, dan Alex Marquez juga tidak mendapatkan kesempatan menguji motor 2027 bersama tim lama mereka.
Baca juga : KPK Sita 20 Koper, Isinya Duit Ratusan Miliar Rupiah
Situasi ini memperlihatkan betapa pentingnya informasi teknis menjelang perubahan regulasi MotoGP 2027. Tim tentu tidak ingin calon rival mendapatkan informasi mengenai pengembangan motor terbaru.
Quartararo kini tinggal menyelesaikan sisa kebersamaannya dengan Yamaha. Sebab, setelah delapan tahun membela pabrikan Jepang tersebut dan mempersembahkan gelar juara dunia pada 2021, dia akan membuka lembaran baru bersama Honda.
Untuk saat ini, Quartararo memilih tidak menambah kegaduhan. Bukan karena persoalannya hilang, tetapi karena dia ingin delapan tahun bersama Yamaha berakhir dengan baik. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya