RM.id Rakyat Merdeka - Dukungan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI terhadap pelaku usaha terbukti dari pembiayaan UMKM BSI per Juni 2026 mencapai Rp 55,17 triliun. Jumlah UMKM binaan BSI mencapai lebih dari 340 ribu orang di seluruh Indonesia.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, UMKM menjadi salah satu segmen yang didorong kualitas dan kapasitasnya, agar menjadi motor penggerak ekonomi nasional.
“Saat ini kami telah memenuhi Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) sekitar 33,65 persen dari target yang ditetapkan 30 persen,” kata Anggoro di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Baca juga : Teken MoU, Kementerian UMKM dan OJK Perluas Sumber Pembiayaan UMKM
Anggoro menegaskan, konsistensi membangun segmen UMKM ini akan dilanjutkan melalui komitmen BSI mengajak dan membuat hub-hub bisnis baru melalui penguatan BSI UMKM Center, pendampingan sertifikasi halal hingga mengikutsertakan dalam berbagai pameran tingkat domestik maupun kancah global.
“Salah satu segmen yang mengalami pertumbuhan signifikan yaitu pembiayaan segmen Small Medium Enterprise (SME). Saat ini telah disalurkan sebesar Rp 26,86 triliun atau tumbuh 20 persen secara year on year (yoy),” katanya.
Perseroan terus memperkuat basis komunitas UMKM di sejumlah wilayah. Mulai dari pemetaan kategori usaha, optimalisasi pembiayaan hingga monitoring pembiayaan yang ketat untuk mendukung usaha berkelanjutan.
Baca juga : Kolaborasi Askrindo Syariah dan Bank NTB Syariah Perkuat Pembiayaan UMKM
Selain itu, Anggoro menyampaikan bahwa digitalisasi layanan perbankan bagi UMKM juga secara tidak langsung meningkatkan omset usaha.
Transformasi digital UMKM melalui Portal UMKM BSI, Bewize by BSI, BSI Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dan Byond by BSI agar pelaku usaha semakin adaptif terhadap ekonomi digital.
“Hal inilah yang terus kami kembangkan melalui UMKM agar mampu membangun lapangan kerja baru melalui brand lokal, usaha ekonomi kreatif didukung digital layanan yang mumpuni bersama BSI,” ujar Anggoro.
Baca juga : UMKM Susu Kambing Ras Farm Tumbuh Pesat Berkat Dukungan KUR BRI
BSI tambahnya, berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang kompetitif, fleksibel, dan sesuai prinsip syariah untuk membantu para pengusaha meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, serta memperkuat struktur permodalan.
“Kami optimis kinerja pembiayaan khususnya di segmen UMKM tumbuh solid seiring dengan sinyal positif peningkatan daya beli masyarakat, stimulus insentif dan kebijakan Pemerintah yang mendorong pertumbuhan industri,” pungkas Anggoro.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.