Dark/Light Mode

Terinspirasi New York, Pramono Siapkan Transjakarta Terbang ke Udara

Jumat, 2 Oktober 2026 14:49 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka -

Jika selama ini Anda mengira armada Transjakarta cuma ahli "merayap" di Jalur Khusus sambil bersaing dengan motor penyerobot, bersiaplah untuk terpana. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, punya cita-cita yang tak main-main: membawa Transjakarta naik kelas... langsung ke udara!

BUMD yang identik dengan bus oranye dan biru itu tidak cuma disiapkan menguasai darat dan laut, tapi juga siap mengudara.

Baca juga : Layanan Bus Transjakarta Harus Dijamin Lebih Baik

“Karena bagaimanapun dalam jangka panjang, cepat atau lambat Jakarta sebagai kota megapolitan akan ada pengaturan transportasi udara,” ujar Pramono dengan nada optimis saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).

Pramono mengaku terinspirasi dari hasil perjalanannya ke Kota New York baru-baru ini. Di sana, taksi udara dan helikopter sudah mulai lalu-lalang di langit kota. Daripada nanti Jakarta kaget saat warga mulai pada naik helikopter buat beli seblak, Pramono memilih untuk sedia payung—atau dalam hal ini, sedia regulasi—sebelum hujan.

“Apakah nanti helikopter atau apa pun yang sekarang sudah menjadi tren di beberapa negara-negara besar... maka kita mempersiapkan itu di awal,” lanjutnya.

Baca juga : Tarif Transjakarta Naik, Wibi: Kualitas Layanan Juga Wajib Naik

Kalau regulasinya sudah beres dari sekarang, besok-besok warga Jakarta tak perlu pusing memikirkan izin kalau mau terbang menghindari macetnya Gatot Subroto!

Tak cuma ingin memoles jalur udara, Pemprov DKI juga ingin membenahi jalur laut ke Kepulauan Seribu. Jadi, paketnya lengkap: darat, laut, dan udara, semua diborong Transjakarta!

Tentu saja, mimpi setinggi langit butuh modal yang tak sedikit. Dalam Rapat Paripurna DPRD terkait perubahan status hukum Transjakarta menjadi Perseroda pada Kamis (1/10/2026), Pramono mengusulkan suntikan "bensin" modal yang lumayan fantastis—menaikkan modal dasar Transjakarta dari Rp5,225 triliun menjadi Rp 13,4 triliun.

Baca juga : Blok M Ditata Ulang, Pramono Targetkan Groundbreaking Pekan Depan

“Perluasan ruang lingkup dan wilayah usaha tersebut memerlukan penguatan permodalan agar pengembangan usaha berjalan sehat, terukur, dan berkelanjutan,” jelas sang Gubernur.

Nah, untuk para pengoyak jalanan Jakarta yang langganan mepet pintu bus, siap-siap ya! Siapa tahu sebentar lagi tap-inkartu e-money Anda bukan cuma buat naik busway, tapi buat naik taksi terbang!

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.