Sebelumnya
Rangkaian business matching selama forum berlangsung telah menghasilkan potensi kerja sama senilai lebih dari Rp 300 miliar yang melibatkan pelaku usaha dari tiga negara, meski masih dalam tahap pembahasan dan pengajuan.
“Kami butuh dari sekadar rencana. Kami butuh platform untuk mewujudkan gagasan menjadi program nyata yang bisa memberikan dampak langsung untuk kawasan ini,” kata Bobby.
Baca juga : OSO: Anggaran Daerah Untuk Pembangunan & Kesejahteraan
Dalam forum tersebut, Sumatera Utara menawarkan sejumlah proyek strategis. Antara lain KEK Sei Mangkei seluas 1.934 hektar, Toba Caldera Resort senilai 1,73 miliar dolar AS (sekitar Rp 30,4 triliun), serta Kawasan Industri Strategis Sumatera Utara (KISS) seluas 2.445 hektare.
Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir mengatakan, Sumatera Utara memiliki potensi dan peluang ekonomi besar untuk dikembangkan. Posisi strategis Pulau Sumatera yang berdekatan dengan Malaysia dan Thailand menjadi keuntungan tersendiri.
Baca juga : BRI Gaspol Ekonomi Hijau Dan Ramah Lingkungan
Dia mencontohkan, konektivitas logistik Pelabuhan Pulau Pinang di Malaysia yang terhubung jaringan kereta api menuju Perlis dan Thailand. Skema serupa dinilai dapat membuka peluang perdagangan yang lebih luas bagi kawasan IMT-GT.
“Kami melihat ada peluang ekonomi yang sangat baik untuk terus dikembangkan antara Malaysia, Thailand dan Indonesia,” ujar Akmal.
Baca juga : Vance Kasih Sinyal Mau Nyapres Gantikan Trump?
Dia menambahkan, tingginya konektivitas penerbangan yang mencapai sekitar 60 penerbangan per minggu dari Malaysia ke Medan menjadi indikator kuatnya hubungan ekonomi, bisnis dan mobilitas masyarakat kedua negara. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Sabtu, 12 September 2026 dengan judul "Forum IMT-GT Janjikan Potensi Bisnis Rp 300 Miliar Integrasi KEK Indonesia, Malaysia-Thailand Dikebut"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.