RM.id Rakyat Merdeka - Hamparan pasir membentang sejauh mata memandang. Kontur tanah yang naik-turun membuat permukaan Gumuk Pasir Yogyakarta lebih mirip lintasan gurun daripada jalan yang biasa dilalui sebuah kendaraan.
Di tengah lanskap tersebut, sebuah SUV dengan desain kotak dan postur tegap perlahan bergerak menanjak. Bukan Land Cruiser berukuran besar, melainkan All-New Land Cruiser FJ, anggota terbaru keluarga Land Cruiser dengan dimensi yang dibuat lebih compact.
Kesan pertama yang muncul adalah gagah. Namun setelah diajak masuk lebih jauh ke hamparan pasir, karakter lain mulai terasa: lincah dan menyenangkan.
Itulah pengalaman yang dirasakan jurnalis Rakyat Merdeka/RM.id Aditya Nugroho dalam Toyota Journalist Test Drive: Drive & Joy Beyond The Road 2026, Senin (14/9/2026). Dalam sesi exclusive taxi drive experience, media diajak merasakan langsung bagaimana Land Cruiser FJ menghadapi tanjakan, turunan, dan permukaan pasir yang berubah-ubah.
Ketika roda mulai masuk ke pasir yang lebih dalam, FJ tidak terlihat seperti sedang berusaha keras. Kendaraan bergerak perlahan, mempertahankan momentum, lalu menanjak mengikuti kontur bukit pasir.
Dimensinya yang lebih ringkas justru terasa menjadi keuntungan. Dengan wheelbase 2.580 mm dan radius putar 5,5 meter, FJ lebih mudah diajak bermanuver mengikuti jalur yang berkelok dan terbatas.
Di sinilah karakter FJ mulai menunjukkan perbedaannya.
SUV ini memang membawa nama besar Land Cruiser, tetapi pendekatan yang digunakan berbeda. Toyota mempertahankan DNA ketangguhan Land Cruiser dalam format yang lebih compact, praktis, dan dekat dengan kebutuhan gaya hidup.
Tidak Sekadar Mengandalkan Tenaga
Baca juga : Begini Buasnya Toyota Land Cruiser 300 Hybrid Di Gumuk Pasir
Di balik kap mesinnya, Land Cruiser FJ menggunakan mesin bensin 2TR-FE empat silinder 2.700 cc dengan tenaga 122 kW dan torsi 245 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis enam percepatan Super ECT.
Angka tersebut mungkin tidak terdengar ekstrem jika dibandingkan dengan SUV berperforma tinggi. Namun bermain di pasir bukan hanya persoalan seberapa besar tenaga yang dimiliki.
Traksi, rasio gigi, distribusi tenaga, dan kemampuan kendaraan menjaga momentum justru menjadi bagian penting.
Land Cruiser FJ memiliki sistem part-time 4WD dengan pilihan 2H, 4H, dan 4L. Ketika permukaan pasir semakin dalam, 4L dapat dipilih untuk mendapatkan rasio gigi lebih rendah sehingga kendaraan mampu mempertahankan daya dorong pada kecepatan rendah.
Hasilnya terasa ketika FJ mulai menanjak. Kendaraan tidak perlu dipaksa melaju kencang untuk melewati kontur pasir. Dengan momentum yang terjaga, FJ perlahan terus bergerak menuju puncak.
Ketika salah satu roda belakang mulai kehilangan cengkeraman, Rear Differential Lock menjadi senjata berikutnya. Fitur ini membantu memberikan putaran yang lebih merata kepada kedua roda belakang sehingga kendaraan tetap memiliki daya dorong ketika traksi menjadi tantangan.
Pengemudi pun tidak harus terus-menerus mengejar kecepatan.
Justru di medan seperti Gumuk Pasir, kemampuan untuk bergerak pelan tetapi tetap terkendali menjadi salah satu daya tarik FJ.
Ketika Turunan Tak Lagi Menegangkan
Baca juga : Bukan Sekadar Irit, Ini Bedanya Rasa Berkendara Full Hybrid Veloz HEV
Tantangan berikutnya datang ketika kendaraan harus menuruni bukit pasir.
Pada kondisi seperti ini, transmisi dengan rasio yang tepat membantu menjaga laju kendaraan. Gigi yang lebih rendah memberikan efek engine brake, sehingga pengemudi dapat mengontrol kecepatan tanpa terus mengandalkan pedal rem.
Karakter tersebut membuat perjalanan dari tanjakan menuju turunan terasa lebih natural.
FJ kemudian kembali melintasi permukaan datar sebelum menghadapi kontur berikutnya. Perpindahan medan berlangsung cepat, tetapi kendaraan tetap terasa mudah diarahkan.
Bukan hanya karena sistem 4WD.
Sudut-sudut kemampuan off-road juga mendukung karakter tersebut. Land Cruiser FJ memiliki approach angle 30 derajat, departure angle 38 derajat, dan breakover angle 25 derajat.
Toyota juga membekali FJ dengan kemampuan menanjak hingga 45 derajat dan menghadapi kemiringan samping hingga 44 derajat. Kemampuan melintasi genangan air mencapai 700 mm.
Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa tubuh compact FJ tidak berarti kemampuan off-road-nya ikut dipangkas.
Gagah Di Jalan, Seru Di Luar Jalan
Baca juga : Toyota Rangga Naik Kelas, Bukan Lagi Sekadar Mobil Angkut Barang
Karakter FJ sebenarnya sudah terlihat sejak pertama kali melihat desainnya.
Siluetnya mengambil inspirasi dari Land Cruiser FJ40, tetapi diterjemahkan dalam bahasa desain modern. Bentuk bodi yang tegas dan proporsi yang lebih compact membuatnya terlihat berbeda dari Land Cruiser yang selama ini dikenal berukuran besar.
Namun, daya tarik FJ bukan semata-mata pada penampilannya.
Ketika diajak bermain di pasir, dimensi compact tersebut justru menjadi bagian dari kesenangannya. Kendaraan terasa lebih mudah ditempatkan, lebih lincah mengikuti perubahan arah, dan tidak kehilangan kemampuan ketika permukaan jalan mulai menantang.
Toyota mengembangkan FJ dengan prinsip “TRUST: Go Anywhere and Everywhere, Then Come Back Safe and Well.”
Filosofi tersebut terasa relevan ketika FJ meninggalkan jalan aspal dan masuk ke medan yang tidak bisa diprediksi seperti Gumuk Pasir.
Di satu sisi, ia tetap membawa nama besar Land Cruiser dengan kemampuan menjelajah yang serius. Di sisi lain, dimensinya yang lebih compact membuat pengalaman mengemudikannya terasa lebih ringan dan menyenangkan.
Pada akhirnya, Gumuk Pasir bukan hanya menjadi tempat untuk menguji seberapa tangguh Land Cruiser FJ.
Tempat ini juga memperlihatkan sisi lain dari SUV tersebut. Bahwa menjadi Land Cruiser tidak selalu harus berarti besar dan berat. FJ membuktikan bahwa DNA petualang yang kuat juga bisa dikemas dalam tubuh yang lebih compact dan, yang tak kalah penting, asik diajak bermain pasir.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.