Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 3 Debutan Tunggal Putra Indonesia Siap Tampil di Asian Games 2026
- Gempa Darat M2,7 Guncang Bandung, Kedalaman 4 Km
- Jadi Player of the Match, Teja Dedikasikan Kemenangan Persib Buat Bobotoh
- Dilarang Ikut Tes Pirelli, Quartararo Sempat Ogah Bantu Yamaha
- Barcelona-Atletico Menang Telak, Puncak Klasemen Makin Ketat
Begini Buasnya Toyota Land Cruiser 300 Hybrid Di Gumuk Pasir
Selasa, 15 September 2026 06:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Toyota menguji kemampuan New Land Cruiser 300 Hybrid EV di medan pasir Gumuk Pasir, Yogyakarta, untuk menunjukkan performa SUV tersebut dalam menghadapi kontur jalan yang menantang.
Dalam kegiatan Toyota Journalist Test Drive: Drive & Joy Beyond The Road 2026, Senin (14/9/2026), awak media wartawan Rakyat Merdeka/RM.id Aditya Nugroho berkesempatan mencoba Land Cruiser 300 Hybrid EV di hamparan pasir dengan kontur naik-turun yang menyerupai lintasan gurun.
Medan tersebut menjadi tantangan tersendiri karena permukaan pasir yang mudah berubah dapat mengurangi traksi kendaraan. Kondisi ini sekaligus menjadi ajang untuk merasakan bagaimana sistem hybrid bekerja bersama teknologi off-road khas Land Cruiser.
New Land Cruiser 300 Hybrid EV dibekali mesin V6 3.500 cc twin-turbo berkode V35A-FTS yang menghasilkan tenaga 409 Hp dan torsi 650 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan motor listrik bertenaga 48 Hp dan torsi 250 Nm.
Kombinasi keduanya menghasilkan tenaga maksimum sistem sebesar 457 Hp dengan torsi 790 Nm. Besaran output tersebut menjadikan Land Cruiser 300 Hybrid EV sebagai model dengan tenaga terbesar dalam sejarah Land Cruiser.
Baca juga : Bukan Sekadar Irit, Ini Bedanya Rasa Berkendara Full Hybrid Veloz HEV
Berbeda dari sebagian besar kendaraan hybrid Toyota yang menggunakan sistem Series-Parallel Hybrid, Land Cruiser 300 Hybrid EV mengadopsi Parallel Hybrid System.
Pada sistem tersebut, motor listrik ditempatkan di antara mesin bensin dan transmisi otomatis 10-percepatan. Dengan konfigurasi ini, mesin dan motor listrik dapat bekerja secara bersamaan maupun terpisah sesuai kebutuhan.
Pada kecepatan rendah tertentu, motor listrik dapat menggerakkan kendaraan untuk memberikan respons awal yang halus. Ketika membutuhkan tenaga lebih besar, seperti saat menaklukkan tanjakan pasir, mesin bensin dan motor listrik dapat bekerja bersama untuk menghasilkan dorongan yang lebih kuat.
Karakter tersebut terasa ketika Land Cruiser 300 Hybrid EV melintasi bagian pasir yang lebih dalam. Besarnya tenaga tidak menjadi satu-satunya faktor, karena kendaraan juga harus mampu menyalurkan daya secara tepat agar traksi tetap terjaga.
Kemampuan tersebut didukung sejumlah fitur off-road, salah satunya Multi Terrain Select (MTS). Melalui Sand Mode, karakter kendaraan disesuaikan dengan kondisi permukaan pasir untuk membantu menjaga daya dorong dan traksi.
Baca juga : Toyota Rangga Naik Kelas, Bukan Lagi Sekadar Mobil Angkut Barang
Land Cruiser 300 Hybrid EV juga memiliki Crawl Control dengan lima pilihan kecepatan. Fitur ini mengatur akselerasi dan pengereman secara otomatis pada kecepatan rendah sehingga pengemudi dapat lebih berkonsentrasi mengarahkan kendaraan melewati medan yang sulit.
Saat menghadapi turunan pasir, Downhill Assist Control (DAC) membantu menjaga kecepatan kendaraan tetap terkendali tanpa pengemudi harus terus mengatur pedal rem.
Kombinasi sistem hybrid dan teknologi off-road tersebut membuat Land Cruiser 300 Hybrid EV tidak hanya mengandalkan tenaga besar untuk melewati medan pasir. Kendaraan juga mengandalkan pengaturan traksi dan kontrol kecepatan agar tetap mudah dikendalikan di permukaan yang berubah-ubah.
Dari sisi kemampuan jelajah, Land Cruiser 300 Hybrid EV memiliki ground clearance 235 mm dan kemampuan melintasi genangan air hingga 700 mm.
Toyota juga menempatkan baterai hybrid di bawah jok baris ketiga dengan waterproof battery case. Konfigurasi tersebut dirancang agar elektrifikasi tidak mengurangi kemampuan kendaraan ketika digunakan menghadapi medan off-road.
Baca juga : Toyota Raup 6.175 SPK Di GIIAS, Kendaraan Elektrifikasi Dominan
Sistem hybrid turut dilengkapi aki 12 Volt dan backup alternator. Jika terjadi gangguan pada sistem hybrid, kendaraan tetap dapat dinyalakan menggunakan aki 12 Volt dan melaju dengan mengandalkan mesin bensin.
Selain performa, Land Cruiser 300 Hybrid EV dibekali suplai daya AC hingga 1.500 Watt. Sistem Adaptive Variable Suspension (AVS) juga membantu menyesuaikan karakter suspensi dengan kondisi jalan untuk menjaga kenyamanan ketika melintasi permukaan yang tidak rata.
Land Cruiser 300 Hybrid EV tersedia dalam dua varian, yakni VX-R Hybrid EV yang mengedepankan kenyamanan dan kemewahan serta GR-S Hybrid EV dengan karakter lebih sporty dan DNA GAZOO Racing.
Pengujian di Gumuk Pasir memperlihatkan bahwa elektrifikasi pada Land Cruiser 300 tidak sekadar ditujukan untuk menghadirkan teknologi baru. Kombinasi mesin V6 twin-turbo, motor listrik, dan teknologi off-road dirancang untuk memberikan tenaga sekaligus kontrol ketika kendaraan menghadapi medan berat.
Melalui pendekatan tersebut, Toyota mempertahankan filosofi Land Cruiser, yakni mampu pergi ke berbagai tempat dan kembali dengan selamat, sembari membawa teknologi elektrifikasi ke SUV yang dikenal dengan kemampuan jelajahnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya