BREAKING NEWS
 

Shell Resmikan Pabrik Manufaktur Gemuk di Indonesia Dukung Pertumbuhan Industri

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Rabu, 16 September 2026 10:14 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumilang Kartasasmita (kedua kanan) saat meresmikan Pabrik Manufaktur Gemuk milik Shell Indonesia di Marunda, Kabupaten Bekasi, Selasa (15/9/2026). (Foto: Dok. Shell Indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - Shell Indonesia (Shell) meresmikan Pabrik Manufaktur Gemuk (Grease Manufacturing Plant/GMP) di Indonesia. Dengan kapasitas produksi hingga 12 kiloton per tahun, fasilitas ini melengkapi Pabrik Pelumas (Lubricants Oil Blending Plant/LOBP) Marunda milik Shell di Bekasi, Selasa (15/9/2026).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut baik peresmian Pabrik Manufaktur Gemuk Shell di Indonesia.

Agus mengapresiasi peresmian ini sebagai bagian dari upaya memperkuat basis manufaktur Indonesia.

"Investasi ini dipercaya dapat mendukung kebutuhan berbagai sektor industri seperti manufaktur, pertambangan, transportasi, dan kegiatan industri lainnya yang terus bertumbuh," ujar Agus dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).

Agus menambahkan, Pemerintah mengapresiasi investasi yang menghasilkan produk bernilai tinggi dan memiliki keterkaitan dengan industri nasional sehingga menciptakan multiplier effect bagi perekonomian nasional.

Menurutnya, peningkatan daya saing industri pelumas dapat menjadikan Indonesia sebagai hub manufaktur grease dengan mampu membawa produk Indonesia ke Kawasan dan Dunia.

Baca juga : Shell Resmikan Pabrik Produksi Gemuk Pertama di Indonesia

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Shell Indonesia atas komitmennya untuk terus mengembangkan kegiatan manufaktur dan memperkuat investasinya di Indonesia," ujarnya.

Pembangunan Grease Manufacturing Plant atau GMP di Marunda bukan sekadar penambahan fasilitas produksi, tetapi merupakan bagian dari penguatan basis manufaktur Indonesia.

"Kami berharap Indonesia dapat berkembang menjadi bagian dari basis produksi regional Shell. Kita mulai dari Indonesia, memperkuat Indonesia, dan pada saatnya membawa produk Indonesia ke kawasan dan dunia," kata Agus.

Global Executive Vice President Shell Lubricants Jason Wong, mengatakan, peresmian Pabrik Manufaktur Gemuk Shell di Indonesia ini merefleksikan keyakinan berkelanjutan terhadap potensi pertumbuhan Indonesia serta komitmen mendukung pertumbuhan industri tanah air.

"Dengan memperkuat kapabilitas manufaktur lokal, kami meningkatkan ketahanan pasokan sekaligus menjadikan produk dan keahlian kami lebih dekat kepada pelanggan," ujar Jason Wong.

Adsense

Menurutnya, investasi ini juga menegaskan komitmen jangka panjang kami untuk menciptakan nilai bagi pelanggan, mitra, serta mendukung pembangunan ekonomi Indonesia secara lebih luas.

Baca juga : Forum Eksklusif MineXcellence 2025

President Director & Managing Director Lubricants Shell Indonesia, Andri Pratiwa  menambahkan, dengan melihat permintaan akan solusi pelumasan yang andal terus bertumbuh seiring berkembangnya industri di Indonesia.

"Kehadiran Pabrik Manufaktur Gemuk Shell memampukan kami untuk mendukung pelanggan dengan menghadirkan produk gemuk sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan kinerja operasional di berbagai sektor industri," ujar Andri.

Ia menambahkan, hal ini tentunya didukung dengan didukung oleh keahlian teknis Shell dan pemahaman akan kebutuhan pasar domestik.

Pabrik Manufaktur Gemuk Shell dibangun dengan teknologi mutakhir, termasuk contact reactor, yang meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi operasional.

 

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri (keempat kanan) saat peresmian pabrik Manufaktur Gemuk milik Shell Indonesia, Selasa (15/9/2026). (Foto: Dok. Shell Indonesia)

 

Baca juga : Shell Indonesia Dorong Produktivitas Berkelanjutan Dan Efisiensi Di Sektor Agrikultur

Fasilitas ini memproduksi gemuk dengan merek dagang Shell Gadus yang digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti bantalan (bearings) dan roda gigi (gears).

Produk gemuk dari pabrik Shell hadir dalam berbagai jenis kemasan, termasuk drum, pail, dan fluid bag sesuai kebutuhan industri.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mengapresiasi peresmian Pabrik Manufaktur Gemuk di daerah Marunda, Bekasi. 

Peresmian pabrik ini adalah sebagai bentuk dari kolaborasi usaha dan investasi yang menjadi harapan baru bagi industri di Indonesia.

"Diharapkan dengan hadirnya Pabrik ini tidak hanya menghasilkan daya saing produk juga mampu untuk mendunia atau berekspor," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense