RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan (Menkeu) RI Suahasil Nazara menginformasikan, arus modal masuk ke Indonesia kini sudah mulai pulih. Hingga Triwulan III 2026, tepatnya 11 September 2026, sudah terjadi akumulasi inflow sebesar Rp141,6 triliun.
Dari total inflow tersebut, arus modal bersih yang masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp40,8 triliun.
"Angka ini terus meningkat. Di Triwulan I, SBN tercatat negatif. Triwulan II mulai positif. Dan di Triwulan III yang belum selesai ini, per 11 September, sudah mulai kelihatan naik," jelas Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Peningkatan inflow juga terlihat pada instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), dengan angka Rp171,6 triliun.
Outflow Saham Rp70,7 Triliun
Baca juga : APBN Agustus 2026 On Track, Suahasil: Defisit Rp240,1 Triliun Terkendali
Tak seperti SBN dan SRBI yang membukukan inflow, instrumen saham justru mencatatkan outflow alias arus modal keluar sebesar Rp70,7 triliun.
"Ini tentu harus kita perbaiki. Kuncinya adalah kredibilitas pasar saham. Kalau pasar saham kita kredibel, investor akan lebih yakin untuk membeli saham-saham Indonesia," ujar Suahasil.
Meski masih membukukan outflow Rp70,7 triliun di sepanjang 2026, instrumen saham sudah mencatat inflow Rp2,9 triliun di Triwulan III.
"Jadi, ada suatu pergerakan yang baik. Ini tentu harus kita pantau. Harus kita lihat, bagaimana hubungan antara pasar keuangan Indonesia dan pasar keuangan global," tutur Suahasil.
Baca juga : Suahasil Nazara Hadiri Perdana Sidang Paripurna DPD Sebagai Menkeu
Menurutnya, yield atau imbal hasil SBN pasti akan mengikuti yield global. Kenaikan Fed Funds Rate pasti akan berdampak ke Indonesia.
"Yang dilakukan dalam pengelolaan ekonomi makro kita adalah meminimalkan dampak negatifnya," ujar Suahasil.
IHSG Naik
Suahasil memaparkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun pada Januari hingga Juli 2027, saat ini telah memasuki periode pemulihan. Dia bilang, pergerakan naik turunnya IHSG terhitung cepat.
"Saya bersyukur, kemarin ketika teman-teman media mulai kasih breaking news, indeks langsung cepat naik," ucap Suahasil.
Baca juga : Pramono Doakan Suahasil Nazara Sukses Jadi Menkeu
"Kalau pasar saham kita menjadi lebih kredibel, mengikuti kaidah-kaidah yang sudah dijalankan OJK, kita berharap ini akan menjadi alat capital inflow ke Indonesia," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.