Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pembiayaan APBN 2026 Masih Terkendali
Kepercayaan Investor Terjaga, SBN Kompetitif
Jumat, 13 Maret 2026 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan realisasi pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 masih terjaga dan berada dalam batas yang terkendali.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Baca juga : DKI Tak Bisa Terus Buang Sampah Ke Bantargebang
“Strategi pembiayaan dilakukan secara antisipatif. Yaitu untuk memastikan ketersediaan kas tetap memadai, sekaligus menjaga fleksibilitas pembiayaan untuk merespons dinamika pasar yang sedang terjadi,” ungkap Juda dalam keterangan resmi Kemenkeu, Rabu (11/3/2026).
Juda menjelaskan, hingga 28 Februari 2026, realisasi pembiayaan anggaran mencapai Rp 164,2 triliun atau sekitar 23,5 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN.
Baca juga : Kapten Valverde Benamkan City
Realisasi tersebut terdiri atas pembiayaan utang sebesar Rp 185,3 triliun dan pembiayaan non-utang negatif Rp 21,1 triliun.
Sebagian besar pembiayaan utang masih ditopang oleh pendanaan dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) dengan minat investor yang tetap tinggi. Hal ini tercermin dari bid to cover ratio untuk Surat Utang Negara (SUN) yang tetap terjaga di atas dua kali.
Baca juga : BNP Paribas Open, Djokovic Ngos-ngosan Hadapi Petenis Muda
Sementara, untuk Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), rasio tersebut bahkan mencapai 3,1 kali. Capaian ini juga tercatat lebih baik dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Ini menunjukkan bahwa minat dan kepercayaan investor terhadap fundamental perekonomian kita masih terjaga, di tengah dinamika pasar keuangan global yang sangat penuh dengan ketidakpastian,” jelas Juda.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya