BREAKING NEWS
 

Perkuat Ketahanan Siber Terminal, JICT Uji Pemulihan Operasi Maksimal 21 Jam

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SRI NURGANINGSIH
Sabtu, 19 September 2026 20:45 WIB
Fioto: Dok. JICT

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jakarta International Container Terminal (JICT) memperkuat kesiapan menghadapi risiko gangguan siber melalui pelaksanaan Cyber Incident Response & CBDR Drill 2026.

Melalui tema “21 Hours to Recover – From Incident to Recovery”, JICT menguji ketahanan end-to-end, dari pemulihan sistem hingga keberlanjutan operasi dan komunikasi krisis.

Direktur Utama JICT Ade Hartono mengatakan, ketahanan siber bukan lagi semata tanggung jawab fungsi teknologi informasi, tetapi bagian dari ketahanan operasional terminal.

Baca juga : SP JICT Dorong Pelindo Pimpin Transformasi Ketenagakerjaan Pelabuhan

“Yang diuji bukan hanya seberapa cepat sistem dipulihkan, tetapi seberapa cepat organisasi mengambil keputusan, menjaga operasi tetap terkendali, mengelola komunikasi, dan memastikan layanan kembali berfungsi secara end-to-end,” ujar Ade di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Adsense

Ade menambahkan, pemulihan harus melewati tahap validasi sebelum operasi kembali dinyatakan normal.

Validasi dilakukan hingga ke level users dan proses bisnis untuk memastikan aplikasi, database, konektivitas, integrasi serta transaksi operasional dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya.

Baca juga : Merdeka Fest JICT Perkuat Insan Terminal Pastikan Arus Logistik Terus Berjalan

“Sistem yang sudah aktif belum otomatis berarti layanan telah pulih. Seluruh elemen di JICT harus memvalidasi layanan dan memastikan seluruh kriteria 'return to normal' terpenuhi,” katanya.

Latihan juga melibatkan koordinasi JICT dan TPK Koja untuk menguji konektivitas dan integrasi layanan antar sistem.

Sepanjang drill, waktu pemulihan dipantau menggunakan parameter Recovery Time Objective (RTO) dengan target maksimum 21 jam. “Cyber resilience bukan sesuatu yang dibangun ketika insiden sudah terjadi. Ia harus dipersiapkan, diuji dan terus diperbaiki.

Baca juga : JICT Optimalkan Dual Move, Dorong Produktivitas Pergerakan Truk Ekspor-Impor

"Tujuan kami sederhana: ketika gangguan terjadi, setiap orang memahami perannya, keputusan dapat diambil dengan cepat, operasi tetap terkendali, dan JICT mampu pulih sebagai satu organisasi,” pungkas Ade.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense