Dark/Light Mode

JICT Berikan Santunan Untuk Anak Yatim, Dhuafa Hingga Pekerja Bongkar Muat

Minggu, 15 Maret 2026 12:39 WIB
Jakarta International Container Terminal (JICT) menyalurkan santunan kepada 400 anak yatim dan dhuafa di wilayah Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Jumat (12/3/2026). (Foto: Dok. JICT)
Jakarta International Container Terminal (JICT) menyalurkan santunan kepada 400 anak yatim dan dhuafa di wilayah Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Jumat (12/3/2026). (Foto: Dok. JICT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Jakarta International Container Terminal (JICT) menyalurkan santunan kepada 400 anak yatim dan dhuafa di wilayah Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026).

Selain memberikan santunan dan bingkisan kebutuhan Lebaran kepada para penerima manfaat, JICT juga menyalurkan bantuan fasilitas untuk 30 mushala di wilayah Koja, berupa perangkat dispenser air minum untuk mendukung aktivitas ibadah masyarakat.

Direktur Utama JICT Ade Hartono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berbagi dengan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pelabuhan.

Ade menambahkan, pelabuhan tidak hanya menjadi pusat aktivitas logistik dan perdagangan, tetapi juga bagian dari kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Baca juga : Bank Jakarta Santuni 8.500 Anak Yatim dan Duafa Serta Hadirkan Posko Mudik

"Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan dhuafa, sekaligus mendukung fasilitas ibadah masyarakat menjelang Idul Fitri,” ujar Ade dalam keterangan diterima Minggu (15/3/2026).

Selain santunan kepada anak yatim dan dhuafa, JICT juga menyalurkan 396 paket sembako kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang selama ini berperan penting dalam mendukung aktivitas operasional terminal.

Adapun pembagian paket sembako tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para pekerja pelabuhan yang menjadi bagian dari ekosistem logistik di Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan santunan dan pembagian bantuan tersebut melibatkan tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, serta perwakilan warga dari berbagai RW di Kecamatan Koja.

Baca juga : BRI Salurkan 5.500 Paket Sekolah Untuk Pelajar di NTT Hingga Papua Barat Daya

Sebagai operator terminal petikemas internasional di Pelabuhan Tanjung Priok, JICT berada di salah satu simpul logistik terpenting di Indonesia.

Pelabuhan ini menangani sebagian besar arus perdagangan internasional Indonesia dan menjadi gerbang utama distribusi barang nasional.

Di tengah aktivitas ekonomi yang tinggi, lokasi JICT berdampingan langsung dengan komunitas masyarakat pesisir yang hidup di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

Ade menambahkan bahwa perusahaan berupaya memastikan keberadaan JICT dapat memberikan manfaat tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dari sisi sosial bagi masyarakat sekitar.

Baca juga : PAM Jaya Siapkan Inovasi Baru Tangkap Air Hingga Tambal Pipa Tanpa Bongkar Jalan

“Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar pelabuhan, sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, khususnya bagi anak-anak yatim; dhuafa, hingga pekerja pelabuhan, " pungkas Ade.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.