RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) memperkuat ekosistem logistik energi nasional melalui layanan pra dan purna angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Khusus (BBK).
Hingga Agustus 2026, layanan tersebut telah melayani angkutan mencapai 2,1 juta ton BBM/BBK.
Capaian tersebut lebih tinggi 5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 atau sekitar 2 juta ton.
Sementara, memasuki semester II 2026, layanan pra dan purna angkutan BBM semakin tumbuh dan menguat dengan capaian lebih dari 10 persen dibandingkan rata-rata kinerja semester I 2026.
Vice President (VP) of Commercial KAI Logistik Ferdian Pardosi mengatakan, pertumbuhan kinerja layanan pra dan purna BBM/BBK menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap layanan penunjang logistik energi terus terjaga.
Baca juga : Tertinggi, Volume Angkutan Kontainer KAI Logistik Naik 18 Persen di Agustus 2026
“Bagi kami, pra dan purna bukan sekadar aktivitas pendukung, tetapi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rantai pasok energi,” kata Ferdian dalam keterangan resmi, Kamis (1/10/2026).
Dengan layanan yang terstandarisasi dan tersebar di berbagai titik di Jawa dan Sumatera, KAI Logistik berkomitmen untuk terus memperkuat keandalan distribusi BBM/BBK sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
Diluncurkan pada 2020, layanan pra dan purna angkutan BBM/BBK kini telah menjadi bagian penting dalam rantai pasok energi nasional.
Ferdian menyampaikan, layanan ini mencakup berbagai kegiatan operasional utama, mulai dari bongkar dan muat, pemeliharaan dan perawatan ketel, pencucian dan kalibrasi ketel, pemuatan dan pembongkaran, hingga penanganan klaim susut.
Saat ini, layanan pra dan purna BBM/BBK tersedia di 10 rute distribusi yang tersebar di wilayah Jawa dan Sumatra, antara lain Labuan, Kertapati, Maos, Cilacap, Rewulu, Madiun, Benteng, hingga Malang.
Baca juga : Gandeng Bogantara Indo Transport, 84.200 Gerbong KAI Logistik Siap Angkut Pangan
“Kehadiran layanan pada berbagai titik tersebut memungkinkan KAI Logistik mendukung kebutuhan distribusi energi secara lebih terintegrasi. Khususnya pada titik-titik yang memiliki peran penting dalam rantai pasok BBM dan BBK,” katanya.
KAI Logistik memastikan, aktivitas layanan pra dan purna juga turut berperan dalam menjaga kualitas, keamanan, dan akurasi distribusi BBM/BBK.
Proses pencucian dan kalibrasi ketel dilakukan untuk memastikan sarana angkutan berada dalam kondisi sesuai standar operasional, sementara pemeliharaan dan perawatan dilakukan untuk menjaga kesiapan sarana dalam mendukung kegiatan distribusi.
“Keseluruhan proses ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga keandalan distribusi BBM dan BBK,” kata Ferdian.
Dia mengatakan, hal tersebut menjadi semakin penting mengingat BBM dan BBK yang didistribusikan melalui rantai pasok ini diperuntukkan bagi berbagai kebutuhan strategis.
Baca juga : Gubernur Sulsel Minta Warga Tak Membeli Secara Berlebihan
Dengan demikian, keandalan proses logistik menjadi salah satu faktor pendukung dalam memastikan ketersediaan energi dapat terdistribusi secara tepat dan berkesinambungan.
“KAI Logistik akan terus berinovasi untuk memperkuat sistem distribusi energi yang berkelanjutan, efisien, dan terstandarisasi,” ujarnya.
Melalui layanan pra dan purna BBM/BBK, pihaknya ingin memastikan bahwa setiap mata rantai penunjang distribusi dapat berjalan optimal, sehingga turut mendukung konektivitas antarwilayah dan agenda ketahanan energi nasional.
“KAI Logistik terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam ekosistem logistik energi nasional, dengan menghadirkan solusi logistik yang mendukung keandalan, efisiensi, keamanan, dan keberlanjutan,” pungkas Ferdian.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.