BREAKING NEWS
 

IHSG Anjlok 8%, BEI Langsung Trading Halt

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Jumat, 16 Oktober 2026 09:25 WIB
Foto: Rizki Syahputra/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - ursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham atau trading halt pada Jumat (16/10/2026) setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8,01 persen pada awal perdagangan.

IHSG turun 469,86 poin atau 8,01 persen ke level 5.393,92 dari penutupan perdagangan sebelumnya di posisi 5.863,78.

Tekanan jual yang terjadi sejak awal perdagangan mendorong IHSG menyentuh ambang batas penghentian sementara perdagangan yang ditetapkan BEI.

Berdasarkan ketentuan bursa, trading halt diberlakukan selama 30 menit apabila IHSG mengalami penurunan lebih dari 8 persen.

Baca juga : IHSG Kembali Jatuh

Penghentian tersebut dilakukan sebagai langkah untuk memberikan waktu bagi pelaku pasar merespons kondisi perdagangan dan meredam tekanan jual yang terjadi secara cepat.

Adapun hingga perdagangan dihentikan sementara, total volume transaksi tercatat sebanyak 53,6 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp 922,33 miliar.

Tekanan terhadap pasar saham domestik terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran investor terkait usulan Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk mengubah klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi standalone market atau pasar mandiri.

Adsense

Usulan perubahan klasifikasi tersebut memicu aksi lepas saham oleh sejumlah pemodal karena berpotensi memengaruhi keputusan investor global yang menggunakan indeks MSCI sebagai acuan investasi.

Baca juga : IHSG Melemah di Posisi 5.917,13 Pagi Ini

MSCI sebelumnya menyoroti persoalan transparansi struktur kepemilikan saham dan dugaan praktik perdagangan terkoordinasi di pasar Indonesia.

Lembaga penyedia indeks global itu meminta adanya bukti perbaikan yang nyata dan berkelanjutan sebelum menetapkan keputusan akhir atas usulan reklasifikasi Indonesia.

Jika IHSG kembali mengalami penurunan lebih dari 15 persen, BEI dapat kembali menghentikan perdagangan selama 30 menit.

Sementara itu, penurunan IHSG lebih dari 20 persen dapat memicu penghentian perdagangan hingga akhir sesi atau lebih dari satu sesi setelah memperoleh persetujuan atau perintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca juga : Rabu Pagi, IHSG Naik ke Posisi 5.940

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 79,24 poin atau 1,33 persen ke level 5.863,78 pada perdagangan Kamis (15/10/2026).

Pelemahan pasar saham domestik juga berlangsung di tengah tekanan bursa saham Asia serta meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve Amerika Serikat setelah inflasi AS tercatat lebih tinggi daripada perkiraan pasar.

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense