BREAKING NEWS
 

Pertamina Perkuat Kemitraan di Aljazair, Optimalkan Aset untuk Ketahanan Energi

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Minggu, 1 November 2026 18:54 WIB
Delegasi Pertamina bertemu mitra dan pemerintah Aljazair untuk memperkuat kerja sama energi serta menjaga keberlanjutan operasi Blok 405A. Dok. Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) memperkuat kemitraan strategis di Aljazair untuk menjaga keberlanjutan operasi hulu migas sekaligus mengoptimalkan aset internasional bagi ketahanan energi nasional.

Komitmen itu ditegaskan melalui kunjungan kerja jajaran manajemen Pertamina dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) ke Aljazair pada 20–22 Oktober 2026.

Delegasi dipimpin Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza bersama Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha Pertamina Emma Sri Martini. Turut hadir Wakil Direktur Utama PHE Virano Nasution, Direktur Utama PT Pertamina Internasional EP (PIEP) Syamsu Yudha, serta jajaran manajemen.

Pada 21 Oktober 2026, delegasi menggelar serangkaian pertemuan dengan regulator, pemerintah, dan perusahaan minyak nasional Aljazair. Agenda tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan serta memastikan keberlanjutan operasi dan pengembangan bisnis Pertamina di negara itu.

Salah satu pertemuan dilakukan dengan Presiden dan Kepala Komite Manajemen ALNAFT Abdelkader Cherfaoui di kantor ALNAFT, Hydra. Pertamina membahas keberlanjutan operasi Blok 405A, koordinasi pelaksanaan program kerja, hingga peluang pengembangan portofolio di Aljazair.

Delegasi juga bertemu Menteri Hidrokarbon dan Pertambangan Aljazair Mohamed Arkab. Pertemuan membahas dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan kerja sama energi, dinamika pasar energi global, serta peluang kolaborasi yang saling menguntungkan.

Baca juga : Pertamina Perluas Pasar UMKM Lewat SMEXPO di Bekasi

Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan pertemuan bersama Chairman sekaligus CEO Sonatrach Nour Eddine Daoudi. Sonatrach merupakan perusahaan minyak dan gas nasional Aljazair sekaligus mitra strategis Pertamina.

Kedua pihak membicarakan penguatan kerja sama di sektor hulu migas, kelancaran pasokan minyak mentah ke Indonesia, serta peluang bisnis baru yang dapat melengkapi kemitraan yang telah berjalan.

Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza mengatakan, hubungan dengan pemerintah, regulator, dan mitra industri menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam menjaga keberlanjutan investasi serta mengoptimalkan kontribusi aset internasional.

“Indonesia dan Aljazair memiliki ikatan persaudaraan yang kuat sejak era Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika, dan hubungan ini harus terus kita jaga dan perkuat,” ujar Oki dalam keterangan yang diterima, Rabu (28/10).

Menurut dia, kemitraan dengan Aljazair bukan hanya soal hubungan komersial, melainkan kemitraan strategis jangka panjang.

Adsense

Pertamina, kata Oki, mengapresiasi dukungan Sonatrach, ALNAFT, serta Kementerian Hidrokarbon dan Pertambangan Aljazair. Perusahaan berkomitmen menjaga keberlanjutan operasi Blok 405A sambil menjajaki peluang kerja sama baru yang bermanfaat bagi kedua negara.

Baca juga : Peringati Hari Sumpah Pemuda, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Mahasiswa USU

Wakil Direktur Utama PHE Virano Nasution juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan dan Sonatrach atas dukungan yang diberikan selama ini.

“Kami berkomitmen untuk terus tumbuh bersama, menciptakan nilai tambah, dan berkontribusi nyata untuk pemenuhan pasokan energi,” kata Virano.

Selain bertemu para pemangku kepentingan, delegasi mengunjungi kantor PT Pertamina Algeria EP (PAEP). Manajemen memperoleh pemaparan mengenai kinerja operasional, perkembangan kegiatan lapangan, serta berbagai tantangan dalam menjalankan operasi di Aljazair.

Kunjungan juga diisi dialog dengan para Perwira Pertamina sebagai bentuk dukungan manajemen kepada tim yang menjalankan operasi di lapangan.

PAEP memegang peran penting dalam menjaga kinerja Blok 405A, mengoptimalkan potensi produksi, serta memperkuat kontribusi aset internasional Pertamina terhadap pasokan energi Indonesia.

Direktur PAEP Jon Erwin mengatakan, kunjungan jajaran manajemen menjadi momentum bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja operasional dan memaksimalkan potensi aset di Aljazair.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Kembangkan Minyak Jelantah jadi SAF & Green Gasoline

“Kunjungan kerja manajemen Pertamina memberikan dukungan dan arahan strategis bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja operasional Blok 405A,” ujar Jon.

PAEP, lanjut dia, berkomitmen menjalankan operasi secara aman, andal, dan efisien. Perusahaan juga akan terus memperkuat koordinasi dengan mitra dan pemangku kepentingan di Aljazair.

Jon menegaskan, PAEP terus mengusung semangat Bring the Barrel Home melalui pengelolaan aset internasional yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional.

Melalui kunjungan tersebut, Pertamina menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan operasi Blok 405A dan memperkuat kemitraan energi dengan Aljazair. Sinergi dengan pemerintah, regulator, dan pelaku industri diharapkan membuka peluang bisnis baru sekaligus memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina yang mengelola bisnis hulu migas internasional. Saat ini, PIEP mengelola portofolio aset di 10 negara, antara lain Aljazair, Malaysia, Irak, Prancis, Italia, Tanzania, Gabon, Kolombia, dan Venezuela.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense