BREAKING NEWS
 

Kemarau Mengeringkan Sumber Air, PNM Salurkan 427.500 Liter untuk Warga

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 3 November 2026 16:15 WIB
Foto: Dok. PNM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketika musim kemarau membuat sumur mengering dan sumber air semakin sulit dijangkau, kebutuhan air bersih menjadi persoalan serius bagi masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) hadir menyalurkan 427.500 liter air bersih untuk membantu 5.379 warga di 11 provinsi yang terdampak kekeringan.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui program PNM Peduli.

Selain menyalurkan air bersih, PNM juga mendukung penyediaan sarana air bersih dan sanitasi di sejumlah wilayah guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Berdasarkan rekapitulasi kegiatan TJSL, penyaluran bantuan tersebut menjangkau masyarakat melalui 17 cabang PNM di 11 provinsi.

Baca juga : Alat Berat Keruk Danau Cinere untuk Tingkatkan Tampungan Air

Wilayah penerima manfaat meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, hingga Sulawesi Barat.

Kehadiran PNM tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran air bersih saat masyarakat menghadapi kekeringan.

Di sejumlah wilayah, dukungan juga diberikan melalui penyediaan sarana penunjang, seperti penampungan air, sumur, dan fasilitas sanitasi.

Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak hanya ditujukan untuk menjawab kebutuhan mendesak, tetapi juga diharapkan dapat mendukung akses air bersih masyarakat secara lebih berkelanjutan.

Adsense

Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Kindaris mengatakan, kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat merupakan bagian penting dari pemberdayaan yang dijalankan perusahaan.

Baca juga : Air Bersih dan Sanitasi Sehat untuk Kehidupan yang Lebih Baik

“Air bersih mungkin terlihat sederhana, tetapi ketika sulit didapat, seluruh aktivitas kehidupan ikut terdampak. Kami percaya pemberdayaan harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, PNM ingin memastikan kehadiran kami tidak hanya dirasakan dalam pengembangan usaha, tetapi juga dalam kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujar Kindaris.

Manfaat bantuan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat yang menghadapi keterbatasan air bersih.

Salah satunya Supreh, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.

Dia mengungkapkan, bantuan air bersih sangat berarti bagi warga, terutama ketika sumber air mulai sulit diperoleh.

“Air adalah kebutuhan utama kami. Saat sumur mulai sulit mendapatkan air, bantuan seperti ini sangat berarti bagi masyarakat. Terima kasih PNM sudah peduli dan datang membantu kami,” tuturnya.

Baca juga : Jeritan Petani Menghadapi Anomali Musim Kemarau

Bagi masyarakat terdampak kekeringan, ketersediaan air bersih memberikan kesempatan untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang.

Kebutuhan yang mungkin terlihat sederhana bagi sebagian orang tersebut justru membawa perubahan berarti bagi keluarga yang selama ini harus berhemat atau mencari sumber air alternatif.

Lebih dari sekadar bantuan, berbagai kegiatan TJSL tersebut menjadi bagian dari komitmen PNM untuk tumbuh bersama masyarakat.

Perusahaan meyakini pemberdayaan tidak hanya berbicara tentang penguatan ekonomi, tetapi juga bagaimana kehadirannya dapat memberikan manfaat lebih luas bagi kehidupan sosial dan lingkungan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense