RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Patra Niaga memulai kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari Program Biodiversity Action Plan (BAP) Tahap II di lahan bekas tambang kapur, Desa Leran Wetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban pada Rabu (4/11).
Sebanyak 500 pohon ditanam dalam kegiatan ini, disertai pembangunan instalasi perpipaan air dan kelistrikan guna mendukung pemeliharaan serta keberlanjutan pertumbuhan tanaman.
Program penghijauan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan lingkungan yang dilaksanakan secara bertahap.
Sebelumnya, penanaman pohon telah dimulai pada tahun 2025 dan direncanakan berlanjut pada tahun 2027, dengan target pengembangan area penghijauan mencapai total ± 8 hektare.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Hadirkan MyPertamina Fair 2026, Poin Bisa Ditukar Hadiah
Pelaksanaan program ini melibatkan Pertamina Foundation serta Pemerintah Kabupaten Tuban.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari perwakilan Pertamina Patra Niaga, Pemerintah Kabupaten Tuban, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Palang, Pemerintah Desa Leran Wetan, akademisi Universitas Sunan Bonang, kelompok tani, serta tokoh masyarakat setempat.
Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi sonokeling dan mahoni sebagai tanaman konservasi, serta kelengkeng dan sawo sebagai tanaman produktif.
Kombinasi tanaman tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan ekosistem sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Kembangkan Minyak Jelantah jadi SAF & Green Gasoline
General Manager Project Olefin Complex TPPI Tuban, Novriandi, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya pelestarian keanekaragaman hayati dan pemulihan lingkungan.
“Melalui program ini, kami berharap lahan bekas tambang kapur dapat kembali memiliki fungsi ekologis yang lebih baik. Penanaman pohon konservasi dan tanaman produktif diharapkan mampu meningkatkan tutupan vegetasi, mendukung resapan air, serta menciptakan habitat yang lebih baik bagi keanekaragaman hayati. Di sisi lain, tanaman produktif juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Leran Wetan. Kami meyakini bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari keberlanjutan pemeliharaan dan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Dari sisi masyarakat, Kepala Desa Leran Wetan, Budi Utomo, menyambut baik pelaksanaan program tersebut.
Ia berharap kegiatan penghijauan dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat, serta terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan warga setempat.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Uji Coba Pengumpulan Minyak Jelantah di KDKMP
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Tuban, Anthon Tri Laksono, Ia mengapresiasi inisiatif Pertamina Patra Niaga yang turut berkontribusi dalam pemulihan lingkungan sekaligus melibatkan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
Pemerintah Kabupaten Tuban menyatakan dukungannya untuk terus bersinergi dalam memastikan tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekologis maupun sosial bagi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.