RM.id Rakyat Merdeka - Memasuki tahun 2026, MR.D.I.Y. Indonesia mengalami pertumbuhan tingkat belanja konsumen yang semakin merata di berbagai wilayah, tidak hanya terpusat di kota-kota besar. Sepanjang 2025, tren ini sejalan dengan ekspansi jaringan toko MR.D.I.Y. yang telah membuka lebih dari 270 toko baru di seluruh Indonesia, termasuk pembukaan toko ke-1.200 di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Selama 2025, peningkatan aktivitas belanja terlihat signifikan di wilayah tier 2 dan tier 3, dengan kebutuhan perlengkapan rumah tangga tetap menjadi kategori utama yang dibeli konsumen lintas daerah. Pemerataan permintaan ini mencerminkan bahwa produk kebutuhan sehari-hari yang fungsional, relevan, dan bernilai semakin dibutuhkan oleh keluarga Indonesia, terlepas dari lokasi geografis.
Baca juga : 22 Jenis Bumbu Rasa Indonesia Siap Sambut Jemaah Haji Di Saudi
Presiden Direktur MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah menyampaikan bahwa pemerataan permintaan ini menunjukkan perubahan positif dalam lanskap ritel nasional. “Permintaan yang semakin merata di berbagai wilayah menunjukkan bahwa konsumen di Indonesia kini memiliki kebutuhan dan ekspektasi yang semakin serupa terhadap produk rumah tangga yang fungsional dan bernilai. Melalui perluasan jaringan toko, kami berupaya memastikan setiap keluarga, di mana pun berada, dapat mengakses solusi kebutuhan rumah tangga yang relevan dan terjangkau,” ujarnya.
Selain pemerataan wilayah, MR.D.I.Y. Indonesia juga mencermati perubahan perilaku belanja masyarakat sepanjang 2025. Konsumen kini semakin terencana dan selektif, dengan mempertimbangkan kebutuhan esensial, keunikan barang, harga yang terjangkau, serta manfaat multifungsi suatu produk sebelum melakukan pembelian. Pada 2025, preferensi ini terlihat dari lima produk terlaris MR.D.I.Y. Indonesia yang mendominasi keranjang belanja konsumen, yaitu dispenser sabun, Payung lipat otomatis, boneka bantal kucing O.O Meow (produk eksklusif MR.D.I.Y. Indonesia). Jepit rambut. Meja lipat.
Baca juga : Jelang Siaga RAFI 2026, PLN Indonesia Power Pastikan Keandalan PLTMG Sorong
Ke depan, lanjut Edwin, pola belanja konsumen diperkirakan akan semakin berorientasi pada kebutuhan esensial dan kegunaan jangka panjang, terlepas dari tingkat pendapatan daerahnya. Konsumen cenderung memilih produk yang praktis dan serbaguna untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari, dengan pembelian yang dilakukan secara konsisten dalam siklus belanja rutin, tidak terbatas pada periode promosi maupun momentum musiman tertentu.
Menyambut bulan Ramadan, MR.D.I.Y. Indonesia memproyeksikan peningkatan aktivitas belanja, khususnya untuk produk penunjang kebutuhan rumah tangga, perlengkapan dapur, serta item yang mendukung momen kebersamaan keluarga. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, belanja Ramadan tahun ini diperkirakan banyak dilakukan lebih awal dan terencana.
Baca juga : Amran Ancam Pengusaha Yang Mainkan Harga Sapi
Hal ini diperkirakan terjadi seiring meningkatnya minat konsumen dalam memanfaatkan promosi yang ditawarkan dan penawaran bernilai. Pola ini mencerminkan upaya masyarakat dalam menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi saat ini. Dengan pemahaman yang semakin mendalam terhadap perilaku konsumen, MR.D.I.Y. Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan pilihan produk yang relevan, mudah diakses, dan bernilai guna tinggi bagi keluarga Indonesia di berbagai wilayah.
“Kami melihat bahwa konsumen semakin bijak dalam berbelanja. Prioritas pemenuhan kebutuhan rumah tangga kini dibarengi dengan pertimbangan fungsi, relevansi, dan fleksibilitas produk. Terlebih, keterjangkauan harga MR.D.I.Y. Indonesia juga mendukung konsumen untuk berbelanja secara lebih efisien. Alhasil, mereka dapat mengalokasikan anggarannya untuk kebutuhan primer lainnya,” pungkas Edwin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.