RM.id Rakyat Merdeka - Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) didorong untuk bertransformasi menjadi politeknik.
Hal ini disampaikan oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Agus Harimurti Yudhoyono saat membuka Simposium Nasional Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-Agraria) secara daring pada Jumat (30/8).
“Saya mendorong STPN untuk terus mengembangkan kreasi dan inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan sekaligus menghasilkan multiplier effects bagi Kementerian ATR/BPN, dalam rangka mengakselerasi berbagai program strategis di bidang pertanahan dan tata ruang,” ujar AHY, sapaan bekennya.
Baca juga : PNM Dorong Nasabah Unggulan Jadi Mentor Usaha
Dengan status sebagai politeknik, Menteri dari Ppartai Demokrat ini menilai STPN akan mampu menawarkan program pendidikan yang lebih aplikatif serta terfokus pada pengembangan keterampilan teknis dan vokasional.
“Untuk menyongsong Indonesia Emas tahun 2045, STPN mempunyai peran penting dalam mewujudkan kualitas lulusan yang memiliki kompetensi intelektual, profesional, berwawasan kebangsaan, dan berkarakter,” tegasnya.
Wakil Ketua Komisi II DPR, Junimart Girsang berpesan agar Kementerian ATR/BPN dan KAPTI-Agraria membangun koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait. Dengan demikian, diharapkan lulusan STPN ke depannya dapat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) terutama di Kementerian ATR/BPN sendiri.
Baca juga : Bamsoet Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Tinggi dengan Kolaborasi Antar-Entitas
“Kalau ini bisa kita lakukan, maka STPN ini akan menjadi sekolah favorit di negara ini. Dan alumni dari sini akan siap pakai, khususnya untuk juru ukur. Harapan kita ke depan, semua lulusan STPN itu otomatis menjadi CPNS dan paling lambat dua tahun sudah diangkat menjadi PNS,” tuturny.
Sementara Ketua Umum KAPTI-Agraria, Andi Tenri Abeng berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses transformasi STPN menjadi politeknik.
“Kami sangat concern dengan keberadaan STPN agar berkelanjutan dan bisa kita dapatkan kembali jalur rekrutmen ikatan dinas di STPN,” ungkapnya.
Baca juga : Aprindo Harap Situasi Politik Cepat Kondusif
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.