BREAKING NEWS
 

Para Petani Apresiasi Kinerja PJ PAT Kabupaten Purworejo

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Sabtu, 7 September 2024 23:39 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo mendukung penuh upaya Perluasan Areal Tanam (PAT) Kementerian Pertanian (Kementan) yang dipimpin langsung Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Leli Nuryati selaku Penanggungjawab (PJ PAT) Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

"Para petani secara umum mendukung penuh program PAT Kementan yang dipimpin langsung Bu Kapus (Leli Nuryati) selaku PJ PAT Purworejo," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Purworejo Hadi Sadsila, Jumat, (6/9/2024).

Hadi mengatakan, luas tanam pompanisasi sampai dengan Agustus 2024 mencapai 910,77 hektare (ha) atau 132,79 persen. Sementara luas tambah tanam padi per 1 September mencapai 7 ha.

Adapun pompa yang diusulkan mencapai 115 unit dan tersebar di kelompok tani UPJA 74 unit, Brigade Dinas 11 unit dan Brigade TNI 30 unit.

Baca juga : Bamsoet Apresiasi Buku Kepedihan Berubah Senayan Karya Darul Siska

"Sedangkan untuk irigasi perpompaan mencapai 20 unit yang kini sudah 35 persen dan ABT Irpom 2 unit masih dalam pemberkasan," urai Hadi.

Mengenai hal ini, PJ PAT Kabupaten Purworejo Leli Nuryati mengatakan, target perluasan terus dikerjakan.

Adsense

Tujuannya, untuk meningkatkan produksi nasional di tengah ancaman darurat pangan yang terjadi akibat gelombang panas dunia.

"Sesuai arahan Bapak Menteri (Andi Amran Sulaiman) kami diminta untuk berada di lapangan mengawal jalannya program PAT secara berkelanjutan," ungkap Leli.

Baca juga : Prabowo Temui PM dan Presiden Senat Kamboja Bahas Penguatan Pertahanan

Ia menambahkan, kegiatan PAT juga dilakukan di beberapa kabupaten lainnya. Seperti, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Kebumen sebagai daerah sentra untuk memperkuat pangan Indonesia.

"Kami terus mendorong para petani untuk segera melakukan percepatan guna mewujudkan Indonesia swasembada dan juga lumbung pangan dunia," tegas Leli.

Diketahui, Pemerintah terus menggenjot percepatan produksi melalui perluasan areal tanam PAT dan pompanisasi sebagai solusi cepat meningkatkan indeks pertanaman dari yang hanya satu kali menjadi dua bahkan tiga kali dalam setahun.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada kesempatan sebelumnya mengatakan bahwa pompanisasi merupakan solusi cepat dalam PAT di saat kekeringan panjang akibat gelombang panas dunia.

Baca juga : Kinerja PP Dan WIKA Harus Sehat Dulu

Lewat program tersebut, Amran yakin Indonesia mampu meningkatkan produksi secara maksimal.

"Pompanisasi sudah kita distribusikan secara merata, kini saatnya kita bekerja meningkatkan indeks pertanaman dari yang tadinya satu kali menjadi tiga kali dalam setahun. Dengan begitu, kita bisa pastikan mampu mencapai swasembada hingga lumbung pangan dunia," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense