BREAKING NEWS
 

Bekali Anak dengan Literasi untuk Sambut Indonesia Emas 2045

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 24 September 2024 20:27 WIB
Kegiatan Sosialisasi Kegemaran Membaca yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional (Perpusnas), di Jakarta, Selasa (24/9/2024). (Foto: Dok. Perpusnas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi X DPR Putra Nababan menekankan pentingnya penguatan literasi di dalam keluarga. Hal ini disampaikan Putra pada kegiatan Sosialisasi Kegemaran Membaca yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional (Perpusnas), di Jakarta, Selasa (24/9/2024).

Putra menjelaskan, pada 2045, Indonesia akan memasuki ulang tahun emas alias seabad. Pada saat itu, Indonesia juga akan mendapat bonus demografi. Momen tersebut harus dipersiapkan dengan baik dengan dukungan keluarga sebagai dasar menumbuhkan literasi sejak dini.

“Untuk menjadi negara yang kuat, kita memerlukan keluarga yang kuat yang dibentuk dari keberpihakan orang tua terhadap literasi anak,” ujar Putra.

Baca juga : BEST Kerja Sama Dengan MBO, Investasi Bangun Pabrik AC BESTLIFE di Indonesia

Keberpihakan itu, menurut Putra, bisa diawali dengan menyediakan bahan bacaan di rumah sehingga mendorong rasa keingintahuan anak-anak.    
Dalam tumbuh kembang anak, keberpihakan orang tua terhadap literasi sangat penting.

“Temani mereka membaca. Lakukan interaksi ketika anak membaca buku. Buat kegiatan setelah membaca. Ajak anak melakukan hal-hal seperti dalam buku yang dibaca,” pesan pegiat literasi Maman Suherman, dalam kegiatan yang sama.

Adsense

Kang Maman menambahkan, tantangan literasi anak saat ini adalah digital yang sarat dengan konten yang tidak pantas. Maka, orang tua harus tegas membatasi penggunaan gawai. Prioritaskan kegiatan bersama anak sehingga mereka dapat terarahkan dalam literasi digital.

Baca juga : Wuling Mulai Produksi Baterai EV Di Indonesia Akhir 2024

Dalam konteks pembangunan, manusia merupakan salah satu komponen yang kapasitasnya harus ditingkatkan. Oleh karena itu, Perpusnas di tahun ini menginisiasi program Gerakan Indonesia Membaca. Gerakan ini menyasar seluruh entitas yang ada di masyarakat, mulai dari anak usia dini, pelajar usia remaja, orang tua, guru, pustakawan, pegiat literasi hingga pengelola perpustakaan dan taman baca masyarakat (TBM).

“Program ini adalah bentuk praktik baik pentingnya membaca sebagai modal utama dalam meningkatkan budaya literasi di masyarakat,” terang Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas Adin Bondar.

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Adiyati, menyatakan bahwa masa depan suatu bangsa ditentukan generasi muda saat ini. Untuk itu, orang tua perlu mencontohkan literasi kepada anak. Sebab, segala sesuatu yang tumbuh dari rumah akan menjadi faktor kunci bagi kehidupan anak di masa depan.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga JBB Raih Penghargaan International Asian Impact Awards 2024

Menutup gelar wicara, Program Officer dari The Asia Foundation, Sinta Aryasatyani, mengungkapkan bahwa literasi sejak usia dini tidak tumbuh dengan sendirinya. Melainkan harus dibentuk dan dikembangkan dengan menciptakan suasana interaktif dan menyenangkan.

“Beri perhatian, cinta, dan penghargaan terhadap potensi anak sehingga mereka  nyaman berbicara dan merasa menghargai,” ucap Sinta.

Di sela-sela kegiatan, Perpusnas menyerahkan bantuan simbolis berupa buku bacaan bermutu sebanyak 1.000 eksemplar beserta rak pajang kepada TBM Sijabrik, TBM Rumah Literasi, dan TBM Rumbana.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense