Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jalin Kemitraan dengan Pers Nasional, Len Industri Gelar Media Gathering
Jumat, 13 September 2024 17:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Len Industri (Persero), sebagai Holding DEFEND ID, terus memperkuat sinergi dan membangun komunikasi yang lebih erat dengan publik dengan menggelar media gathering yang dihadiri sejumlah media nasional terkemuka.
Acara ini menjadi wadah bagi perusahaan untuk berbagi informasi terkini mengenai perkembangan industri pertahanan nasional serta peran strategis DEFEND ID di dalamnya.
Direktur Operasi PT Len Industri (Persero), Tazar Marta Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kehadiran para awak media.
Ia mengatakan, pentingnya peran media dalam menyebarluaskan informasi yang akurat dan membangun citra positif industri pertahanan Indonesia.
"Media adalah mitra strategis kami dalam menyampaikan capaian dan inovasi yang telah dilakukan oleh Len Industri dan DEFEND ID," ujar Tazar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (13/9/2024).
Menurutnya, melalui kerja sama yang baik, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengembangkan industri pertahanan dalam negeri.
Baca juga : Di Konferensi Internasional, Menteri AHY Bicara Kepemimpinan Transformasional
Lebih lanjut Tazar mengatakan paparan mendalam mengenai peran DEFEND ID sebagai holding BUMN pertahanan.
Ia menjelaskan, bagaimana DEFEND ID berperan sebagai integrator dan fasilitator dalam membangun ekosistem industri pertahanan yang kuat dan mandiri.
Menurutnya, DEFEND ID berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kemampuan industri pertahanan dalam negeri, baik dari segi teknologi maupun produksi.
"Kami yakin bahwa dengan sinergi yang kuat, industri pertahanan Indonesia akan semakin maju dan mampu bersaing di tingkat global," tegas Tazar.
Inovasi Produk Kunci Keberlangsungan Bisnis
Salah satu strategi utama PT Len Industri (Persero) dalam mempertahankan daya saing di pasar global adalah melalui inovasi produk secara terus-menerus.
Inovasi produk harus dilihat dari segi tren dan dinamika industri pertahanan global serta kebutuhan pasar.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp 939 Juta Bagi Pilot Selandia Baru
Salah satu teknologi yang saat ini menjadi tren global adalah Autonomous System.
Dalam menjawab tantangan pertahanan, PT LEN turut berinovasi di bidang ini.
Tazar sedikit membocorkan bahwa perusahaan tengah mempersiapkan peluncuran produk inovasi terbaru yang akan diresmikan pada ajang Bali International Airshow 2024 mendatang.
"Peluncuran produk inovasi terbaru ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam pengembangan teknologi pertahanan nasional," ujar Tazar.
Menurutnya, melalui acara ini, LEN Industri berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat dan mendapatkan dukungan luas dalam membangun industri pertahanan nasional yang kuat dan mandiri.
DEPEND ID Pacu Penguasaan Teknologi Pertahanan
Melalui kolaborasi pentahelix PT Len Industri sebagai Holding DEFEND ID dibentuk dengan tujuan konsolidasi atas sumberdaya dari 5 BUMN.
Baca juga : BCA Jalin Kerja Sama Dengan RSU Queen Latifa Yogyakarta
Hal ini diyakini dapat mendorong pembangunan teknologi pertahanan melalui penguasaan 10 (sepuluh) teknologi kunci program prioritas yaitu pesawat tempur, kapal selam, propelan, roket, peluru kendali, radar, satelit militer tank ukuran sedang, pesawat udara tanpa awak dan penginderaan bawah permukaan air.
Selain itu, melalui pendekatan pentahelix, kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat mempercepat pengembangan teknologi-teknologi tersebut.
“Kami yakin kelima entitas dapat saling bahu-membahu dalam menguasai 10 teknologi kunci," ujar Tazar.
Tak hanya itu, menurutnya dengan melibatkan akademisi, industri, komunitas, pemerintah, dan media, diharapkan dapat tercipta inovasi-inovasi baru yang mampu meningkatkan penguasaan, inovasi, serta daya saing produk pertahanan dalam negeri.
"DEFEND ID optimis sinergi ini akan memperkuat daya saing teknologi pertahanan Indonesia di tingkat internasional, sekaligus mempercepat kemandirian industri pertahanan dalam negeri," pungkas Tazar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya