BREAKING NEWS
 

Ingatkan Pesan Prabowo, Menkomdigi: Gunakan AI secara Bijak

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : MUHAMAD FIKY
Kamis, 5 Desember 2024 13:17 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid menjadi Keynote Speech AI for Indonesia By Kumparan di Djakarta Teater, Jakarta Pusat, Rabu (4/12).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus mendorong penggunaan teknologi Artifisial Intelligence (Al)di berbagai sektor, instansi pemerintahan maupun swasta.

Namun demikian, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid mengingatkan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai sisi pemanfaatan dan antisipasi tantangan penggunaannya.

"Presiden dalam Konferensi Tingkat Tinggi APEC menyatakan bahwa terobosan luar biasa dalam teknologi menuntut para pemimpin untuk lebih bijak, lebih sabar, lebih akomodatif. Karena kekuatan teknologi dapat membawa kemajuan besar bagi kehidupan manusia, tapi juga mampu membawa kehancuran kehidupan manusia dengan sangat cepat,” tuturnya dalam Keynote Speech AI for Indonesia By Kumparan di Djakarta Teater, Jakarta Pusat, Rabu (4/12).

Baca juga : Ingin Hilangkan Korupsi & Hapus Kemiskinan, Prabowo: Saya Ditertawakan, Diejek

Menurut Meutya, Presiden terus menekankan pentingnya teknologi AI yang akan berada di semua lini kehidupan manusia. Namun, di saat yang bersamaan juga perlu persiapan dalam mengantisipasi dampak negatif yang mungkin muncul.

"Karena itu, Prabowo memilih jalan kolaborasi, komunikasi dan juga negosiasi. Jadi kita harus sepakat dulu kalau untuk teknologi AI kita dari awal sudah bersepakat berkolaborasi, berkomunikasi dan bernegosiasi sesuai yang disampaikan Presiden Prabowo,” jelasnya.

Adsense

Melihat kolaborasi yang terbangun dari ekosistem industri dan pemerintah dalam pengembangan AI di Indonesia sejauh ini.

Baca juga : Padukan Herbal Dan Formula Modern, Anlene Gencar Kampanyekan Kesehatan Tulang

Meutya optimis bahwa pemanfaatan AI akan terus meluas di Indonesia, khususnya di kalangan muda.

"Rasanya hari ini merupakan contoh bentuk kolaborasi yang baik. Yang paling utama adalah AI ini harus mampu dipahami oleh masyarakat, bagaimana membuat lebih banyak orang bersemangat menyambut kecerdasan artifisial dengan melakukan berbagai macam event dan AI experience, sehingga seluruh masyarakat tahu bagaimana pemanfaatan AI termasuk tantangannya,” jelasnya.

Menkomdigi juga mendorong semua industri melakukan terobosan kegiatan terkait AI di berbagai wilayah di Indonesia.

Baca juga : Ketua MPR Apresiasi Komitmen Prabowo Di Dunia Pendidikan Indonesia

"Kami harapkan berbagai pihak, bersama-sama membuat kegiatan bertema AI, tidak hanya di Jakarta, tapi juga di daerah lain, yang kemudian bisa mempersiapkan masyarakat untuk memanfaatkan AI secara bijak," katanya

"Kami tidak ingin kemajuan teknologi seperti sebelumnya, terasa lebih cepat daripada kesiapan masyarakat. Sehingga kedepan, khususnya kecerdasan artifisial, masyarakat Indonesia sudah memiliki kesiapan untuk menerima dan memahami teknologi ini dengan baik dan memanfaatkan dengan maksimal,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense