BREAKING NEWS
 

Targetkan 18 Dapur Umum

TNI AL Siapkan 10 Dapur Umum untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Sabtu, 4 Januari 2025 11:39 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali. (Foto: TNI AL)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali menyatakan, pihaknya akan menyiapkan 10 dapur umum untuk menyukseskan program makan bergizi gratis (MBG). Kata Laksamana Ali, tiap markas TNI AL akan tersedia dapur umum. 

"Target 18 titik, bahkan kalau nanti didukung anggaran yang cukup, kita bisa sampai dengan 96 titik. Hal ini kita siapkan di seluruh pangkalan atau markas-markas yang ada di angkatan laut," kata Ali dalam konferensi pers, Jumat (3/1/2024).

Baca juga : BGN Tepis Isu Pungutan Di Program Makan Bergizi Gratis: Tidak Wajib Beli Wadah!

Ali lantas merinci 10 dapur umum TNI AL yang siap beroperasi untuk mendukung program MBG. Yakni di Brigif 1 Marinir, Seskoal, Pusdikmar, Brigade Infanteri (Brigif) 2 Marinir Gedangan, serta Resimen Bantuan Tempur (Menbanpur) 2 Marinir Karangpilang.

Adsense

Kemudian di Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI Makassar, Pangkalan TNI AL (Lanal) Biak, Kompi Markas Brigif 4/BS Lampung dan Batalyon Infanteri (Yonif) 10 Marinir Batam.

Baca juga : Kadin Dukung Swasembada Pangan, Usul Ikan Jadi Menu Program Makan Bergizi Gratis

"Namun seperti yang saya sampaikan tadi bahwa ke depan markas-markas yang ada di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke sebenarnya bisa digunakan apabila anggarannya cukup untuk membangun dapur. Tapi tempat sudah kita siapkan," ujarnya. 

Selain itu, Ali mengungkap TNI AL siap mengerahkan dapur-dapur mobile-nya yang ada di batalyon-batalyon perbekalan dan dan peralatan (yonbekpal) Korps Marinir TNI AL. "Kita ada beberapa dapur lapangan yang bisa mobile," ujar Ali.

Baca juga : Tatap 2025, TEKAD Dukung BUMDes Perkuat Program Makan Gizi Gratis

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memastikan program makan bergizi gratis mulai berjalan pada 6 Januari 2025. "Dalam proses persiapan agar 6 Januari bisa jalan," sebut Dadan. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense