RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengimbau para pemudik yang kembali ke daerah asalnya untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik Lebaran 2025.
"Kami ingin mengimbau kepada masyarakat dalam melakukan arus balik tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk dan arahan petugas di lapangan sehingga arus balik bisa berjalan dengan lancar, aman dan tentunya selamat," ujar Menhub saat memantau pergerakan arus balik dari Gerbang Tol Banyumanik dan Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah , Minggu (6/4/2025).
Baca juga : Menhub Lepas 1.584 Pemudik Dari Yogyakarta Kembali Ke Jabodetabek
Menhub menyebut angka kecelakaan lalu lintas pada masa Angkutan Lebaran 2025 cenderung menurun jika dibandingkan dengan periode sama tahun 2024. Hal ini tidak lepas dari kolaborasi seluruh pihak, termasuk masyarakat yang selama perjalanan mematuhi aturan serta mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman dan selamat.
"Alhamdulillah sampai sejauh ini, berdasarkan data Kepolisian, kecelakaan lalu lintas menurun dan harapan kami ini bisa kita pertahankan. Sekali lagi kami berharap masyarakat dalam melakukan arus balik tetap hati-hati, waspada, jaga kondisi dan tidak terlalu memaksakan diri sehingga bisa selamat sampai tujuan," imbuhnya.
Baca juga : Tinjau Pelayanan di Stasiun Tawang, Kapolri Dorong Pemudik Gunakan Kereta Api
Di gerbang tol Kalikangkung, Menhub juga melakukan pembukaan one way nasional dari KM 414 jalan Tol Kalikangkung Kota Semarang hingga KM 70 Tol Cikampek bersama dengan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Rekayasa lalu lintas one way ini dimulai Minggu pagi (6/4) pada pukul 09.30 WIB.
Menhub menyampaikan, rekayasa lalu lintas ini akan terus dilakukan apabila diperlukan, dengan mempertimbangkan parameter kepadatan di jalan tol.
Baca juga : Libur Lebaran, Layanan Pertanahan Di Jatim Tetap Berjalan
"Bagi masyarakat dari arah Jakarta yang akan melakukan perjalanan ke arah timur, sejauh ini jalur arteri masih memadai. Selain itu, masih ada jalur contra flow dari barat ke timur," tuturnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.