RM.id Rakyat Merdeka - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) terus digenjot untuk membantu masyarakat tidak mampu dalam memiliki sertipikat tanah.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid mendorong jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat proses sertipikasi tanah. Hal itu diperlukan untuk percepatan program PTSL.
Baca juga : Menlu Sugiono Jajaki Kerja Sama Keamanan Siber Dengan Estonia
“Perlu pendekatan kepada gubernur, bupati, dan wali kota. Minimal minta subsidi, khususnya untuk PTSL yang menyasar masyarakat miskin ekstrem. Jadi mereka terbantu karena setidaknya aset mereka terjaga,” ujar Menteri Nusron dalam arahannya kepada jajaran Kanwil BPN Provinsi Sulsel, di Makassar, Sabtu (12/4/2025).
Kolaborasi seperti ini, ia nilai sebagai win-win solution karena dengan sertipikat dapat membantu Pemda dalam mengentaskan kemiskinan. Sebab menurutnya, sertipikat tanah itu memiliki potensi ekonomi di atasnya.
Baca juga : Kementerian BUMN Apresiasi BNI Beri Kemudahan Bagi PPI Australia
Selain itu, Menteri dari Partai Golkar juga mengarahkan, kepada para Kepala Kantah Sulsel agar mendorong para wali kota dan bupati untuk pembebasan atau pengurangan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), khususnya bagi warga miskin ekstrem.
“Salah satu penyebab masyarakat enggan mendaftarkan tanahnya lewat PTSL adalah beban BPHTB. Kalau bisa, warga yang masuk kategori miskin ekstrem dibebaskan dari BPHTB jadi mereka mau disertipikatkan (tanahnya),” imbuhnya.
Baca juga : Cek Kesiapan Lebaran, Pertamina Pastikan Stok BBM Dan LPG Di Banjarmasin Aman
Pada kesempatan ini, Menteri Nusron hadir didampingi oleh Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Asnaedi serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis. Turut serta dalam rapat, Kepala Kanwil BPN Provinsi Sulsel, R. Agus Marhendra serta Kepala Kantor Pertanahan se-Provinsi Sulsel.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.