BREAKING NEWS
 

Bagikan 300 Bibit Pohon, Menag Ajak Warga Rawat Lingkungan & Spirit Keagamaan

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Senin, 23 Juni 2025 09:48 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar membagikan 300 bibit pohon buah dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Syiar Muharam 1447 Hijriah yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (22/6/2025). Aksi ini mengawali rangkaian Peaceful Muharam 1447 Hijriah bertajuk Damai Bersama Manusia dan Alam. 

Bibit pohon yang dibagikan terdiri atas 100 bibit lemon, 100 jambu kamaika, 50 sawo duren, dan 50 alkesa. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Nasaruddin Umar kepada perwakilan peserta dari Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI). Dalam kesempatan itu, hadir Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, dan Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad. "Di depan kita ada bibit pohon. Inilah yang akan menghijaukan Indonesia. Menghijaukan artinya menyegarkan, bukan layu dan kuning," kata Nasaruddin Umar. 

Imam Besar Mesjid Istiqlal ini menilai, isu lingkungan menjadi agenda nasional yang harus melibatkan seluruh sektor termasuk bidang keagamaan. Gerakan penghijauan melalui CFD ini menunjukkan komitmen Kementerian Agama terhadap gerakan hijau berbasis nilai.

Baca juga : Rayakan HUT Jakarta ke-498, bTaskee Ajak Warga Hidup Sehat Dari Rumah

Menag menekankan, Kemenag saat ini tengah mencanangkan penguatan ekoteologi sebagai salah satu dari delapan program prioritas atau Asta Prioritas. Program ini dinilai strategis di tengah meningkatnya ancaman krisis iklim global. "Indonesia harus terdepan dalam pelestarian lingkungan dan itu harus berangkat dari pemahaman serta kesadaran keagamaan akan pentingnya merawat bumi," ujarnya. 

Adsense

Menag menuturkan, semua agama memiliki ajaran kuat mengenai pelestarian lingkungan. "Di Islam ada konsep khilafah yang harus dipahami manusia sebagai pelestari alam raya. Ada ajaran Tri Hita Karana dalam Hindu, Laudato Si’dalam Katolik, dan banyak nilai sejenis dalam ajaran agama lain," tutur Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah ini. 

Menag juga mengungkapkan rencana penilaian terhadap gedung-gedung Kementerian Agama, pesantren, dan masjid yang dinilai paling cantik, bersih, dan hijau. Penilaian ini akan menjadi bagian dari peringatan Hari Amal Bhakti Kemenag mendatang. Inisiatif tersebut merupakan implementasi nyata dari gerakan ekoteologi yang tengah digalakkan Kemenag. "Nanti akan kita tunjukkan, gedung Kemenag mana yang paling cantik, paling hijau, paling indah. Pesantren mana yang paling rapi dan asri," ujar Menag.

Baca juga : Tekan Emisi Karbon, Wamenperin Ajak Australia Kembangkan Industri Hijau

Selain pesan lingkungan, Menag juga menyampaikan makna hijrah sebagai tonggak peradaban inklusif. Ia menegaskan, peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya milik umat Islam tapi mencerminkan nilai kebebasan, keadilan, dan persaudaraan.

Menag melihat, bukan kelahiran Nabi Muhammad yang dijadikan awal penanggalan Islam. Begitu juga bukan turunnya Al-Qur’an atau Isra Mi’raj. "Semua peristiwa itu luar biasa, tapi hanya berlaku khusus bagi umat Islam. Sedangkan hijrah dijadikan tonggak karena memiliki nilai yang lebih universal," ungkapnya. 

Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari dakwah sosial yang membumi dan terbuka bagi semua lapisan masyarakat. "Kami ingin dakwah Islam hadir secara terbuka, ramah, dan relevan dengan perkembangan zaman. Melalui Peaceful Muharam, masyarakat diajak menebar cinta, kerukunan, dan kepedulian lingkungan," katanya. 

Baca juga : MPR Goes to Campus Di Sumut, Eddy Soeparno Ajak Mahasiswa Rawat Lingkungan

Adapun, rangkaian Peaceful Muharam 1447 Hijriah akan berlanjut selama tiga pekan ke depan, mencakup kegiatan seperti Ngaji Budaya Tradisi Muharam Nusantara, Kick Off 1.000 Masjid Inklusif Ramah Difabel dan Lansia, Nikah Massal 100 Pasangan, Seminar Ekoteologi, Lebaran Yatim dan Difabel, hingga Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (Gas Nikah). 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense