Sebelumnya
“Untuk membantu pasar, saya minta kepada ketiga perusahaan itu untuk tidak menaikkan harga mobil dari jenis apa pun. Kalau bisa, diturunkan, lebih bagus. Ini demi membantu pasar, setidaknya sampai kondisinya kembali bergairah,” ujar Agus.
Politisi Partai Golkar itu menjelaskan bahwa pasar otomotif saat ini memang tengah menghadapi tantangan signifikan, namun ketiga perusahaan tersebut tetap menunjukkan optimisme terhadap prospek jangka panjang Indonesia.
Dia menekankan bahwa perusahaan tetap harus peka terhadap kondisi pasar yang sedang lesu.
Baca juga : PKS Puji Prabowo Urus Koperasi
“Sesulit apa pun kondisi sekarang, kita sama-sama yakin dan optimistis ini hanya bersifat sementara. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, pasar Indonesia akan rebound, akan kembali bergairah, dan orang akan mulai belanja lagi,” katanya.
Menariknya, menurut Agus, ketiga perusahaan itu juga berkomitmen untuk tidak melakukan PHK, bahkan tetap membuka peluang kerja baru. Salah satunya adalah Toyota, yang berencana membawa anak-anak muda Indonesia ke Jepang untuk pelatihan sebagai bagian dari persiapan ekspansi dan peningkatan kapasitas SDM.
“Dari sektor otomotif, mudah-mudahan kalau kita bicara soal ketenagakerjaan, saya bisa sampaikan: aman. Mereka tetap akan berusaha membuka lapangan kerja,” tegasnya.
Baca juga : Tokoh Muda Usulkan Solusi Jalan Tengah
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan ritel atau langsung ke konsumen pada Januari–Juni 2025 berjumlah 390.467 unit, turun 9,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara, wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer juga menyusut 8,6 persen menjadi 374.740 unit, dari sebelumnya 410.020 unit. DIT
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Sabtu, 12 Juli 2025 dengan judul "Menperin Ketemu 3 Pabrikan Jepang Produsen Otomotif Diminta Tidak Naikkan Harga Dan PHK"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.