RM.id Rakyat Merdeka - Dalam rangka mendorong konektivitas antarwilayah, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan tol di berbagai daerah di Indonesia.
Salah satunya, Jalan Tol Padang-Sicincin di Sumatera Barat, yang kini memasuki tahap persiapan pengoperasian. Jalan Tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Ruas Pekanbaru-Padang dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Pembangunan jalan ini merupakan implementasi dari pelaksanaan program strategis PU 608, yaitu strategi utama PU dalam menjadikan sektor infrastruktur sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Melalui pembangunan infrastruktur yang efisien dan merata, seperti jalan tol ini, PU menargetkan tiga sasaran utama dalam efisiensi investasi dengan ICOR di bawah 6, pengentasan kemiskinan menuju 0%, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% per tahun.
Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan, beroperasinya Jalan Tol Padang-Sicincin menjadi tonggak penting dalam menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Sumbar.
Baca juga : APBN 2026 Wujudkan Kedaulatan Pangan, Energi, Dan Ekonomi Produktif
“Pembangunan jalan tol ini bukan hanya menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi infrastruktur kunci dalam mendukung percepatan logistik dan pemerataan pembangunan wilayah,” ujarnya.
Menteri dari Partai Demokrat juga menambahkan, jalan tol Padang-Sicincin yang memiliki panjang 35,9 km ini telah rampung konstruksi, dan siap dioperasikan setelah memperoleh Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) serta Surat Keputusan (SK) Pengoperasian dari PU.
"Jalan tol ini telah mendapatkan SLFO melalui surat dari Direktorat Jenderal Bina Marga pada 30 April 2025, serta SK Pengoperasian melalui Kepmen PU nomor 519/KPTS/M/2025 tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Pekanbaru-Padang Seksi Sicincin-Padang tanggal 19 Mei 2025. Dan saat ini sedang dalam proses persiapan operasi," tambah
PU juga menegaskan, bahwa meskipun progres konstruksi main road ruas jalan tol Padang-Sicincin telah selesai 100%, masih terdapat pekerjaan lanjutan berupa penyelesaian akses Lubuk Alung sepanjang 2,4 km.
Selain itu, desain simpang sebidang di Tarok City juga sedang disesuaikan untuk mengakomodasi staging konstruksi karena adanya kendala pembebasan lahan.
Baca juga : Ini Pernyataan Bersama Kerangka Perjanjian Perdagangan Timbal Balik AS-Indonesia
“Pekerjaan lanjutan akan terus kita akselerasi, tentunya dengan tetap menjunjung prinsip kehati-hatian serta memastikan seluruh aspek teknis dan sosial berjalan beriringan. PU juga akan terus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BUMN, serta masyarakat dalam menyelesaikan sisa pekerjaan,” katanya.
Pelaksanaan konstruksi ruas Padang-Sicincin dikerjakan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur sebagai kontraktor pelaksana, di bawah pengawasan PT Anugerah Kridapradana dan PT Egis International Indonesia.
Jalan tol Padang-Sicincin didesain dengan kecepatan rencana 80 km/jam dan memiliki konfigurasi awal dua lajur dua arah, dengan spesifikasi teknis lebar lajur 3,6 meter, bahu luar 3,0 meter, dan median jalan 5,5 meter.
Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Pekanbaru-Padang yang memiliki total investasi mencapai Rp9,85 triliun, dan biaya konstruksi sekitar Rp8,28 triliun, dengan masa konsesi selama 50 tahun.
Ruas jalan tol Padang-Sicincin memiliki peran strategis dalam mewujudkan konektivitas lintas provinsi di wilayah Sumatera. Pembangunan ruas ini juga mendukung integrasi wilayah Sumbar ke dalam sistem logistik nasional serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
Baca juga : Wamenkop: Kebangkitan Koperasi Wujudkan Reforma Agraria, Bangun Kekuatan Ekonomi
Jalan tol ini juga diharapkan dapat menjadi tulang punggung konektivitas wilayah pesisir barat Sumatera, khususnya Provinsi Sumatera Barat.
“Ini adalah komitmen nyata kami dalam menjadikan infrastruktur sebagai tulang punggung pembangunan nasional. Jalan tol ini sekaligus menjadi wujud nyata penerapan PU 608 di lapangan bahwa pembangunan infrastruktur dapat sekaligus mendorong efisiensi anggaran, mengurangi kemiskinan, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional,” tutupnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.