BREAKING NEWS
 

Pemerintah Bangun Sekolah Rakyat Kedua di Bali, untuk 3 Jenjang Sekaligus

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Senin, 4 Agustus 2025 20:05 WIB
Sekolah Rakyat di Bali. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah segera membangun Sekolah Rakyat kedua di Bali. Lokasinya di Kubu, Kabupaten Karangasem. Sekolah ini meliputi jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Untuk tiga jenjang sekaligus yaitu SD, SMP dan SMA,” kata Kepala Sentra Mahatmiya Bali, Kementerian Sosial (Kemensos), Sumarno Sri Wibowo, di Desa Banjar Anyar, Kabupaten Tabanan, Bali, Senin (4/8/2025), seperti dikutip Antara.

Baca juga : Mensos Resmikan MPLS Sekolah Rakyat Di Lebak

Dia menjelaskan, Pemprov Bali mengusulkan lahan kosong seluas sekitar 6,8 hektare yang berada di area dekat SMK Negeri 2 Kubu, Karangasem. “Saat ini masih proses, kemungkinan bulan depan masuk lelang,” terangnya.

Adsense

Proyek Sekolah Rakyat kedua itu akan dibangun Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Rencananya, masing-masing jenjang pendidikan akan ada enam rombongan belajar (rombel).

Baca juga : Maroko Menanti Babak Baru Kemitraan dengan Indonesia

Awalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem mengusulkan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai opsi Sekolah Rakyat kedua. Namun, setelah disurvei Kementerian PU, lokasi itu belum memenuhi syarat karena perlu banyak perbaikan.

Saat ini, di Bali Sekolah Rakyat baru ada satu yakni Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 atau setara SMP di Desa Banjar Anyar, Kediri, Kabupaten Tabanan. Sekolah itu berlokasi di alam area Sentra Mahatmiya Bali yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos.

Baca juga : Pemprov DKI Tolak Alih Fungsi Lapangan Sepak Bola Kedoya Jadi Lapangan Padel

Sebanyak 75 peserta didik menjadi pelajar perdana yang mengikuti Sekolah Rakyat tersebut dan berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka terdiri atas 36 perempuan dan laki-laki 39 orang, masing-masing dari Kabupaten Tabanan ada 61 orang, Kabupaten Buleleng (7), Denpasar (4), dan Kabupaten Badung (3) orang.

Saat ini mereka sedang menjalani masa kurikulum persiapan setelah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Selain dididik karakter dan disiplin, kata dia, peserta didik tersebut juga tinggal dalam asrama selama menempuh pendidikan dengan didukung 12 guru, dua wali asrama, dan delapan wali asuh.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense