RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan Kawasan dan Permukiman (PKP)akan membangun sekitar 2.000 unit rumah subidi untuk masyarakat dan kepala suku di Papua Pegunungan.
Rumah subsidi ini juga akan dibangun wilayah Kaltara, NTT dan Aceh sebagai wujud keadilan sosial sesuai arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu diungkapkan Menteri PKP, Maruarar Sirait usai menyerahkan kunci rumah subsidi secara simbolis kepada delapan pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang telah melakukan akad Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP), Kamis (7/8/2025).
Baca juga : Temui Kepala BPKP, Menteri Ara Bahas DIPA Program 3 Juta Rumah
"Selasa depan, bersama Mendagri akan berkunjung ke Wamena untuk melihat lokasi pembangunan. Rumah subsidi harus hadir di Papua, Kaltara, NTT, dan Aceh sebagai wujud keadilan sosial,” kata Bang Ara, sapaan akrab Maruarar Sirait.
Selain itu, Pemerintah juga terus mempercepat proses BPHTB dan PBG, yang sebelumnya memakan waktu 45 hari kini bisa diselesaikan dalam 10 hari. Hal ini menjadi bagian dari intervensi positif pemerintah dalam mendukung pembiayaan KPR FLPP.
"Kebijakan pro rakyat ini bisa terlaksana karena pengawasan ketat dari Mendagri. Ini bentuk kerja sama yang luar biasa,” katanya.
Baca juga : Gandeng Unpar & ITB, PKP Gencar Sosialisasikan Program Rumah Subsidi Prabowo
Dalam sambutannya, Menteri Ara memuji kinerja Mendagri Tito Karnavian yang dinilai telah mendukung penuh Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.
"Presiden meminta kita bekerja sebagai tim, bukan superman. Kemendagri adalah kementerian pertama yang mendukung penuh Program 3 Juta Rumah. Kebijakan BPHTB gratis dan percepatan PBG adalah bentuk nyata dukungan tersebut,” ujarnya.
Banyak ASN Belum Punya Rumah
Baca juga : Terima Rektor ITB, Menteri PKP Siapkan Bantuan DP 100 Rumah Subsidi
Mendagri, Tito Karnavian menyambut baik dukungan dari PKP. Tito bahkan meminta seluruh Pimpinan Eselon I untuk mendata pegawai yang belum memiliki rumah agar bisa memanfaatkan program KPR FLPP.
"Ternyata banyak ASN Kemendagri yang belum memiliki rumah. Program FLPP bisa menjadi solusi. Presiden Prabowo juga mengapresiasi kerja keras PKP yang sudah on the track, " ujar Tito.
Menteri PKP berharap, dengan dukungan lintas kementerian dan semangat gotong royong, program 3 juta rumah dapat berjalan sukses, meningkatkan kesejahteraan rakyat, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.