Sebelumnya
“Jangan meratapi perbedaan, tetapi mensyukuri perbedaan,” ucap Menag.
Dia menegaskan, keberagaman umat beragama adalah karya Tuhan. Dia mengingatkan semua pihak menjaga dan merawatnya. Perbedaan disebut tidak boleh dirusak oleh kepentingan sempit.
“Kita ini lukisan Tuhan yang tidak boleh dirusak,” tuturnya.
Menag berharap Papua Barat Daya ke depan dapat menjadi rujukan nasional dalam praktik toleransi dan kehidupan damai.
Baca juga : Korban Bencana Diizinkan Cetak Ulang Ijazah Hilang
“Ke depan, Papua Barat Daya diharapkan menjadi trend center. Jika ingin belajar tentang toleransi, kedamaian, dan keharmonisan, datanglah ke Papua Barat Daya,” tuturnya.
Nasaruddin menilai jalan sehat lintas iman sebagai pesan sederhana persatuan. Menurutnya, kerukunan tidak selalu disampaikan lewat forum formal. Tindakan bersama lebih mudah dipahami.
“Gerak jalan lintas agama ini pesan kuat tentang persatuan,” katanya.
Dia menegaskan cinta dan kedamaian sebagai fondasi utama kerukunan umat beragama. Menurutnya, harmoni menentukan kualitas hidup.
Baca juga : Pemerintah Optimistis Ekonomi 2026 Stabil
“Tanpa kerukunan, tidak ada nikmat dalam kehidupan,” ujarnya.
Lebih jauh dijelaskan tentang konsep ekoteologi yang dikembangkan Kementerian Agama. Konsep itu kemudian diarahkan menjadi teologi cinta. Tujuannya menjaga kemanusiaan, lingkungan, dan arah teknologi.
“Agama harus memberi arah moral bagi perkembangan zaman,” tuturnya.
Menjelang akhir rangkaian kegiatan, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu memberikan apresiasi atas kehadiran Menag. Dia menilai kehadiran Menag sebagai simbol perhatian negara. Masyarakat merasa disapa langsung oleh pemimpin umat.
Baca juga : Lantik Pimpinan DPW Kalbar, Ahmad Ali Target PSI Masuk Posisi 3 Besar
“Kehadiran Menag adalah komitmen pemimpin menyapa masyarakat Papua,” ucap Elisa Kambu. JAR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Minggu, 14 Desember 2025 dengan judul "Kata Menag Di Jalan Sehat Lintas Iman Silakan Datang Ke Sorong Untuk Belajar Bertoleransi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.