RM.id Rakyat Merdeka - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menegaskan, perpustakaan merupakan salah satu pusat sumber belajar terbaik dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Karena itu, Perpusnas berkomitmen memperkuat pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Perpusnas Prof. E. Aminudin Aziz menyatakan, sejak awal Kementerian Sosial menginisiasi pembangunan Sekolah Rakyat di 166 wilayah, Perpusnas dilibatkan untuk merumuskan bentuk fasilitas pendukung agar proses belajar mengajar berjalan optimal.
“Kami di Perpusnas diajak berembuk bagaimana memberikan fasilitas kepada peserta didik di Sekolah Rakyat agar mereka dapat belajar secara optimal,” ujarnya, usai menghadiri Peresmian Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru, Senin (12/1/2026).
Sebagai tindak lanjut, Perpusnas menyatakan kesiapan mendukung Sekolah Rakyat dengan menyediakan buku-buku bermutu yang relevan dengan kebutuhan peserta didik, sesuai perkembangan usia dan minat belajar.
Pada 2025, Perpusnas telah membantu penguatan perpustakaan di 150 lokus Sekolah Rakyat. Untuk jenjang SD disalurkan 1.500 buku, SMP sebanyak 1.500 buku, dan SMAnsebanyak 1.000 buku.
Baca juga : Bus Perintis di Maluku Utara Penggerak Ekonomi Rakyat Pedesaan dan Pulau Kecil
“Artinya, jika ada sekolah satu atap, misalnya SD dan SMP bergabung, maka akan tersedia sekitar 3.000 buku secara bersamaan,” jelasnya.
Selain buku cetak, Perpusnas juga menyediakan Anjungan Baca Digital (ABD) yang berisi ratusan koleksi buku digital. Fasilitas ini dapat diakses oleh para pelajar sebagai sumber belajar tambahan di luar buku cetak.
“ABD ini memperkaya sumber belajar anak-anak, terutama untuk mendukung kegiatan belajar yang menyenangkan,” kata Prof. Amin.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan Sekolah Rakyat sebagai wujud kerja bersama lintas kementerian dan lembaga untuk memutus rantai kemiskinan. Program ini dirancang membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.
“Sekolah Rakyat adalah ruang pembelajaran terbuka, dan kami di Perpusnas ingin menjadi bagian dari upaya baik ini. Ini terobosan luar biasa agar kesempatan setiap anak dan setiap keluarga benar-benar terbuka,” ujarnya.
Baca juga : Rumah Zakat Salurkan Bantuan BTN Dan Pos Indonesia Untuk Sumatera
Menurutnya, kehadiran perpustakaan di Sekolah Rakyat merupakan bagian dari tekad Perpusnas dalam memperkuat martabat bangsa melalui peningkatan literasi.
Ia juga mengungkap kunjungan Presiden ke salah satu perpustakaan Sekolah Rakyat. Di sana, Presiden secara langsung mencoba menghubungkan ABD dengan komputer. Fasilitas tersebut memungkinkan akses karya guru dan siswa yang diunggah secara digital.
“Presiden melihat langsung bagaimana karya siswa bisa masuk ke ABD dan menjadi bagian dari pembelajaran bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, Pustakawan Perpustakaan Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru, Normina, menjelaskan berbagai program dari Sabumi, perpustakaan yang dikelolanya. Nama Sabumi berasal dari bahasa Banjar yang berarti bergotong royong untuk mencapai tujuan yang sama.
“Sabumi adalah akronim dari Semua Akses Bacaan Unggul Menggapai Ilmu. Harapan kami, perpustakaan ini dapat menyediakan semua akses bacaan bagi siswa Sekolah Rakyat,” jelas Normina.
Baca juga : Kepala Sekolah Rakyat: Perubahan Anak-Anak Didik Kupang Wujud Keadilan Sosial
Perpustakaan Sabumi memiliki dua program kerja, yakni Pustakawan Cilik dan Duta Perpustakaan. Program ini bertujuan mendorong siswa agar gemar membaca sekaligus mengajak teman-temannya memanfaatkan perpustakaan.
“Tujuannya agar mereka dapat menarik dan mengajak teman-temannya rajin membaca, sekaligus mengkaji buku-buku yang tersedia,” terangnya.
Duta Perpustakaan Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru, Revinza Nur Amalia, mengaku senang dengan adanya bantuan buku dari Perpusnas. “Semoga ke depannya semakin banyak buku yang disumbangkan ke sini, karena banyak siswa di sini yang suka membaca,” ungkapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.