BREAKING NEWS
 

Kementan Terus Perkuat Hilirisasi Ekspor Hortikultura Indonesia Ke Mancanegara

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : FAQIH MUBAROK
Minggu, 14 Juni 2026 17:39 WIB
Direktur Hilirisasi Hortikultura Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan, Freddy Lumban Gaol (berdiri) bersama Pakar Komuikasii UI Effendy Ghazali dan Direktur Buah dan Florikultura Fauziah T. Ladja saat talkshow bertajuk Prospek Bisnis Durian di Indonesia, di ICE BSD Tangerang, Banten, Sabtu (14/6/2026). Foto: Kementan

RM.id  Rakyat Merdeka - Produk hortikultura Indonesia semakin diminati pasar dunia. Permintaan dari berbagai negara terhadap komoditas unggulan nasional seperti durian, buah tropis, hingga produk olahan hortikultura terus meningkat.

Melihat peluang tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Hortikultura terus berupaya memperkuat strategi hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan ekspor produk hortikultura Indonesia ke pasar internasional sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Direktur Hilirisasi Hortikultura Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan, Freddy Lumban Gaol, mengatakan tren ekspor hortikultura Indonesia menunjukkan kinerja positif dalam beberapa tahun terakhir. Meski volume ekspor pada 2025 mengalami sedikit penurunan, nilai ekspornya justru meningkat signifikan.

"Dari 2021 sampai 2025 nilai ekspor hortikultura terus bertambah. Memang tonasenya menurun pada 2025, tetapi nilainya naik. Artinya harga produk hortikultura Indonesia semakin tinggi dan semakin dihargai pasar dunia. Ini menunjukkan produk hortikultura kita memiliki daya saing yang kuat," kata Freddy dalam talksow Nusatic-Nusapet-Nusahorti bertajuk Prospek Bisnis Durian di Indonesia, di ICE BSD Tangerang, Banten, Sabtu (14/6/2026).

Baca juga : Jalankan Peran Penggerak Hilirisasi, MIND ID Optimalkan Kontribusi Bagi Negara

Menurut Freddy, hilirisasi menjadi kunci untuk mengubah komoditas hortikultura dari sekadar produk primer menjadi produk bernilai tambah tinggi yang mampu menembus pasar ekspor. Saat ini Indonesia memiliki sedikitnya 12 komoditas hortikultura unggulan ekspor, termasuk durian yang permintaannya terus meningkat dari berbagai negara seperti China, India, Pakistan, Amerika Serikat, Malaysia dan sejumlah negara lainnya.

"China menjadi negara yang paling banyak meminta produk hortikultura Indonesia, terutama durian. Permintaannya terus-menerus dan semakin besar. Ini peluang yang harus kita tangkap melalui penguatan hilirisasi dan akses pasar," ujarnya.

Freddy menjelaskan, Kementan tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga membangun sistem agribisnis yang terintegrasi mulai dari penyediaan benih unggul, budidaya, registrasi kebun, pascapanen, distribusi, hingga promosi dan pemasaran internasional.

Melalui program Hilirisasi Hortikultura dan dukungan Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP) yang didanai Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD), Pemerintah memberikan fasilitasi rumah kemas, sertifikasi, registrasi kebun, pengawasan mutu, hingga business matching dengan calon pembeli dari berbagai negara.

Baca juga : Kemenhut Luncurkan Leverage, Perkuat Pelaporan Hukum Kehutanan

"Kami memastikan rantai pasok hortikultura semakin efisien, berdaya saing dan berkelanjutan. Hilirisasi harus menghasilkan nilai tambah, meningkatkan pendapatan petani dan menyejahterakan pelaku usaha. Kalau tidak menghasilkan kesejahteraan, itu bukan hilirisasi," tegasnya.

Selain memperkuat kualitas produk, Kementan juga membidik berbagai ceruk pasar potensial di luar negeri. Mulai dari diaspora Indonesia yang tersebar di berbagai negara, jaringan ritel modern multinasional, sektor hotel, restoran dan kafe (Horeka), hingga kebutuhan pangan jamaah haji dan pelajar Indonesia di luar negeri.

"Diaspora Indonesia tersebar di seluruh dunia. Mereka rindu produk-produk tanah air. Ini peluang pasar yang sangat besar yang harus kita manfaatkan," kata Freddy.

Ia menambahkan, ajang Nusa Horti ke depan akan dijadikan sebagai arena kurasi nasional pelaku usaha hortikultura yang siap memasuki pasar global.

Baca juga : Kemenhut-YKAN Perkuat Transformasi Kehutanan Berkelanjutan

"Kalau buyer internasional mencari produk hortikultura terbaik Indonesia, mereka cukup datang ke Nusa Horti. Di sinilah pelaku usaha yang sudah siap dari sisi kualitas, kontinuitas dan standar ekspor akan berkumpul," ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense