BREAKING NEWS
 

Hari Anak Nasional, KPK Tanamkan Integritas Lewat Edukasi Interaktif

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 23 Juli 2026 23:38 WIB
Foto: KPK.

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanfaatkan momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 untuk memperkuat pendidikan antikorupsi kepada generasi muda melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak.

Berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), komisi antirasuah menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dalam peringatan Hari Anak Nasional bertema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" di Gedung Makara Art Center Universitas Indonesia, Depok, Kamis (23/7/2026).

Melalui booth edukasi, ratusan anak dari berbagai jenjang pendidikan diajak mengenal nilai-nilai integritas, seperti kejujuran, tanggung jawab, keberanian, dan kepedulian, melalui beragam aktivitas interaktif.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pencegahan korupsi jangka panjang dengan menanamkan pendidikan karakter sejak usia dini.

Direktur Jejaring Pendidikan KPK Dian Novianthi menegaskan, anak-anak merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa.

Karena itu, selain memastikan kesejahteraan mereka, pendidikan yang membentuk karakter dan integritas juga harus menjadi perhatian utama.

Baca juga : Hari Anak Nasional, MR.D.I.Y. Perluas Program STEM Kit Untuk 8.600 Anak

"KPK memandang anak sangat penting karena selain kita membangun kesejahteraannya, kita juga harus membangun pendidikannya supaya nantinya anak menjadi anak yang berintegritas dan kelak akan menjadi pemimpin Indonesia yang berintegritas serta membawa Indonesia menjadi Indonesia maju," ujar Dian.

Edukasi Antikorupsi Dikemas Menyenangkan

Menurut Dian, partisipasi KPK dalam peringatan Hari Anak Nasional merupakan bagian dari kolaborasi bersama KemenPPPA untuk memperluas jangkauan pendidikan antikorupsi kepada anak-anak.

Beragam kegiatan interaktif disiapkan di booth KPK, mulai dari kuis "Roda Ceria Si Kumbi", pertunjukan boneka "Kumbi and Friends", permainan edukatif, kegiatan mewarnai tokoh Kumbi, board game antikorupsi, hingga permainan digital berbasis Quizizz.

Seluruh aktivitas dirancang agar pesan tentang kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian lebih mudah dipahami sesuai usia peserta.

Adsense

Kepala Satuan Tugas Jejaring Pendidikan KPK Bariroh Barir menjelaskan, selama ini KPK rutin memperingati Hari Anak Nasional dengan mengundang anak-anak dari sekolah sekitar kantor KPK. Namun, keterbatasan kapasitas membuat jangkauan peserta masih terbatas.

"Melalui kerja sama dengan KemenPPPA, audiens yang terlibat menjadi jauh lebih besar. Ini menjadi peluang yang sangat baik bagi KPK untuk memperkenalkan nilai-nilai antikorupsi kepada lebih banyak anak," kata Bariroh.

Baca juga : Gelar Ratas, Prabowo Percepat Penguatan Koperasi Merah Putih

Ia menambahkan, seluruh aktivitas disusun berdasarkan kelompok usia peserta, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, sehingga materi yang disampaikan dapat diterima secara efektif sesuai tahap perkembangan anak.

Selain menghadirkan kegiatan interaktif, KPK juga terus mengembangkan berbagai media pembelajaran antikorupsi yang ramah anak.

Seperti, buku cerita, komik, dongeng, permainan edukatif, hingga materi pembelajaran digital. Seluruh materi tersebut dapat diakses secara gratis melalui laman pendidikan.kpk.go.id.

Upaya tersebut merupakan bagian dari penguatan pendidikan antikorupsi yang dijalankan KPK bersama berbagai kementerian, khususnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk mengintegrasikan nilai-nilai integritas ke dalam proses pembelajaran.

Perkuat Kolaborasi Membangun Generasi Berintegritas

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, mengajak anak-anak Indonesia untuk terus berani bermimpi dan memanfaatkan kesempatan belajar tanpa meninggalkan nilai-nilai moral sebagai fondasi dalam meraih cita-cita.

"Jangan pernah takut untuk mengejar mimpi. Belajarlah sebanyak-banyaknya dan manfaatkan teknologi yang tersedia untuk mencapai cita-cita. Namun, akal yang kita miliki harus selalu berjalan bersama budi pekerti," ujarnya.

Baca juga : Hari Anak Nasional, BRI Peduli Gelar Kegiatan Edukatif Perkuat Karakter Siswa SD

Bagi KPK, Hari Anak Nasional menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi berbagai pihak dalam membangun generasi yang berintegritas.

Pencegahan korupsi dinilai tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pembentukan karakter sejak usia dini agar nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian menjadi bagian dari budaya masyarakat.

Menutup rangkaian kegiatan, Dian Novianthi berpesan kepada seluruh anak Indonesia agar menjadikan integritas sebagai bekal dalam meraih masa depan.

"Kalian adalah calon pemimpin bangsa. Jadilah anak yang jujur, anak yang berani, dan anak yang bertanggung jawab. Dengan karakter itu, kalian dapat membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik di masa depan," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense