BREAKING NEWS
 

Kemkomdigi Perkuat Kapasitas Perempuan Pelaku UMKM Lewat Program Go Digital

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 30 Juli 2026 22:00 WIB
Foto: Dok. Ditjen KPM Kemkomdigi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mendorong penguatan peran perempuan sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

Salah satunya melalui peningkatan kapasitas dan jejaring pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu naik kelas dengan memanfaatkan teknologi digital.

Upaya tersebut diwujudkan melalui talkshow "She-Connects: Perempuan Go Digital, UMKM Go Beyond" yang diikuti sekitar 250 perempuan dari kalangan pelaku UMKM, komunitas bisnis, perguruan tinggi, dan ekosistem digital di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/7/2026).

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebanyak 64,5 persen dari 65,5 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Namun, seiring meningkatnya skala usaha, jumlah perempuan sebagai pemilik bisnis justru semakin berkurang.

Baca juga : Ketum KOWANI Ajak Perempuan Bersatu Jaga Marwah Organisasi

Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Kemkomdigi, Marroli J. Indarto mengatakan, perempuan memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional sehingga perlu didukung agar mampu mengembangkan usahanya melalui pemanfaatan teknologi digital.

"Ketika kita bicara tentang UMKM perempuan, kita sesungguhnya tidak sedang berbicara mengenai kelompok ekonomi yang kecil atau pelengkap, namun angka yang besar," kata Marroli saat membuka kegiatan.

Adsense

Menurutnya, perempuan selama ini telah menjadi tulang punggung ekonomi keluarga sekaligus penggerak utama ekonomi kerakyatan.

Karena itu, pemberdayaan perempuan pelaku UMKM harus terus diperkuat agar memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memperluas skala usaha.

Baca juga : PTP Nonpetikemas Perkuat Komunikasi Publik Lewat PortPress 2026

Meski jumlah pelaku UMKM perempuan mencapai sekitar 37 juta orang berdasarkan data OJK, Marroli menilai kesempatan mereka untuk berkembang masih belum sepenuhnya setara.

"Angka yang besar belum selalu berarti peluang yang setara. Ini yang perlu kita garisbawahi, bukan soal perempuan tidak mampu bertumbuh, tetapi soal tangga yang mereka panjat lebih sedikit pijakan," ujarnya.

Melalui penyelenggaraan talkshow tersebut, Kemkomdigi berharap kegiatan tidak hanya menjadi ruang berbagi pengalaman, tetapi juga membangun koneksi, memperkuat kapasitas, serta membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk mengembangkan usahanya.

Marroli menambahkan, kemitraan dan jejaring yang kuat menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing perempuan pelaku UMKM di era digital.

Baca juga : BAZNAS Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Amil Zakat Di Banten

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber inspiratif, yakni womanpreneur dan influencer Ayana Jihye Moon, Founder Doesoen Roti dan The Overtee Stefani Angelia, serta Founder Namira Ecoprint Yayuk Agustin.

Ketiganya berbagi pengalaman membangun usaha, memanfaatkan teknologi digital, serta memperluas pasar melalui inovasi dan kolaborasi sebagai bekal bagi para peserta untuk mengembangkan bisnis mereka di era digital.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense