RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Kementerian Koperasi (Sesmenkop) Ahmad Zabadi melaporkan proses penempatan sekitar 28.621 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus berjalan.
“Hingga kini, 85 persen (85,3 persen atau sekitar 24.416 dokumen) calon manajer telah mengisi surat kesediaan penempatan yang dikirimkan melalui surat penawaran (offering letter),” katanya dalam konferensi pers di kantor Kemenkop, Senin (28/9/2026).
Zabadi mengatakan, proses pengisian dibuka dalam kurun waktu singkat, dimulai dua hari lalu. Sisa 15 persen diharapkan segera menyelesaikan pengisian dalam waktu dekat.
Baca juga : Menkop Ajak BKMT Sinergikan Dakwah Ekonomi Syariah dan Koperasi Masjid
“Malam ini menjadi batas akhir pengembalian dokumen tersebut,” kata Zabadi.
Dia mengungkapkan, setelah surat kesediaan dikembalikan, penempatan akan segera dilaksanakan.
Zabadi menargetkan, minggu depan proses penempatan manajer mulai dilakukan. “Awal Oktober 2026, Insya Allah seluruh manajer diharapkan sudah aktif bertugas di lokasi yang disepakati,” tuturnya.
Baca juga : Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi Berikan Pembinaan Umat
Zabadi menegaskan, pendekatan penempatan tidak didasarkan pada asal wilayah perekrutan, melainkan mengutamakan ketersediaan posisi di lokasi KDKMP.
Jika jumlah peserta yang lolos melebihi jumlah titik di suatu daerah, maka akan dialihkan ke wilayah lain yang membutuhkan, dengan tetap mengarahkan ke daerah terdekat sesuai kebutuhan.
Terkait calon manajer yang belum mengisi surat kesediaan hingga batas akhir malam ini, Zabadi menyatakan ketentuan mengenai status mereka belum diputuskan secara otomatis.
Baca juga : Menkop Dorong Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
"Hal tersebut akan dibicarakan dalam pembahasan lebih lanjut," ucapnya.
Zabadi menekankan, seluruh manajer telah mengikuti pendidikan dan pelatihan sebelum dinyatakan siap ditempatkan.
“Kehadiran manajer di setiap lokasi menjadi syarat utama agar KDKMP dapat beroperasi secara penuh, dan menjalankan fungsinya sebagai penyalur barang bersubsidi serta penggerak ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.