RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) melalui Direktorat Arsitektur dan Desain mendorong peningkatan nilai tambah dan daya saing produk lokal melalui penyelenggaraan Workshop Sinergi Desain di Tempat Kumpul Kreatif Jakarta Utara, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 50 pegiat ekonomi kreatif dari subsektor kuliner, kriya, dan fesyen.
"Penguatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif melalui pendekatan desain menjadi salah satu upaya untuk mendorong produk lokal agar semakin kompetitif. Kolaborasi antara desainer, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat membuka peluang pengembangan produk sekaligus memperluas akses pasar," ujar Direktur Arsitektur dan Desain, Sabar Norma Megawati Panjaitan dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).
Workshop Sinergi Desain merupakan bagian dari Program Flagship Aktivasi Creative Hub dalam rangkaian Penguatan Ekosistem Creative Hub di delapan kota, yang dilaksanakan dan bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Design Development Center (IDDC).
Baca juga : Kemenekraf Fasilitasi 30 Peserta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Konten Kreator
Program ini bertujuan memperkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif melalui pemanfaatan desain sebagai pendekatan untuk mengembangkan produk yang lebih kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan pasar.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yaitu Diarrahmah Gustika Putri dari Kementerian Perdagangan dengan materi
“Desain Menguatkan Usaha, Menggerakkan Ekspor” serta Baginda Wisnu Wardhana dari IDDC dengan materi
“Pentingnya Desain dalam Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Produk Kreatif”.
Baca juga : Wamen Iren: RI Jangan Cuma Jadi Pengguna AI
Selain memperoleh wawasan mengenai peran desain dalam pengembangan usaha, peserta mengikuti sesi bedah dan konsultasi desain kemasan secara langsung terhadap produk yang dibawa masing-masing pelaku usaha.
Sesi ini memberikan masukan mengenai pengembangan kemasan, penguatan identitas produk, serta peluang peningkatan daya tarik dan nilai tambah produk kreatif.
Dalam kegiatan ini, peserta juga diperkenalkan dengan layanan IDDC, meliputi Designers Dispatch Service, Good Design Indonesia, dan Klinik Desain yang menyediakan konsultasi desain tanpa biaya.
Layanan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendampingan lanjutan bagi pelaku usaha dalam mengembangkan kualitas dan daya saing produknya.
Baca juga : PT Astra International Tbk Dukung 100 Brand Indonesia di MASA Singapore 2026
Penyelenggaraan workshop di Tempat Kumpul Kreatif Jakarta Utara sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan ruang kreatif sebagai wadah pembelajaran, konsultasi, dan penguatan jejaring pelaku ekonomi kreatif.
Pendataan peserta melalui platform Ekraf Hub juga dilakukan untuk mendukung integrasi informasi serta pemantauan tindak lanjut pengembangan ekosistem ekonomi kreatif.
Melalui Workshop Sinergi Desain, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berharap pelaku ekonomi kreatif semakin mampu memanfaatkan desain sebagai bagian strategis dalam pengembangan usaha, sehingga produk lokal memiliki identitas yang lebih kuat, nilai tambah yang meningkat, dan daya saing yang lebih baik di pasar yang lebih luas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.