BREAKING NEWS
 

Lindungi Orangutan dari Asap Karhutla, Menhut Siapkan Dukungan Medis

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 13 Oktober 2026 23:40 WIB
Foto: Kemenhut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan tidak hanya mengancam masyarakat, tetapi juga kesehatan dan keselamatan satwa liar, termasuk orangutan.

Untuk mengantisipasi dampak kebakaran dan paparan asap, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat patroli di sekitar habitat serta menyiapkan dukungan medis, mulai dari oksigen hingga nebulizer bagi orangutan yang membutuhkan penanganan pernapasan.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada masyarakat yang terdampak asap, tetapi juga mencakup perlindungan satwa.

Sejak awal, Kemenhut telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi yang berpengalaman dalam penanganan orangutan, termasuk Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) dan Orangutan Foundation International (OFI).

Baca juga : Hujan Diprediksi Awal November, Menhut Raja Juli Maksimalkan OMC & Pasukan Darat

“Jadi sejak awal kita sudah koordinasi dengan teman-teman pecinta satwa, organisasi yang memang punya pengalaman di lapangan, baik BOSF, OFI dan lain-lain, yang ada di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur,” kata Raja Juli saat mengunjungi Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah, Selasa (13/10/2026).

Di Nyaru Menteng, Raja Juli melihat langsung kondisi orangutan yang tengah mendapatkan perawatan.

Adsense

Salah satunya adalah bayi orangutan bernama Novita yang diselamatkan dari karhutla dan kini dirawat karena mengalami luka di bagian kaki.

Menurut Raja Juli, upaya mengantisipasi dampak karhutla terhadap satwa dilakukan melalui peningkatan patroli dan kesiapan penanganan darurat.

Baca juga : Tangani Karhutla Sebangau, Menhut Perkuat Strategi Putus Kepala Api

Pemerintah juga menyiapkan sejumlah kebutuhan medis untuk mengantisipasi kemungkinan orangutan terdampak asap.

Peralatan dan kebutuhan tersebut antara lain obat penenang atau anestesi untuk mendukung proses evakuasi jika diperlukan, oksigen, serta nebulizer untuk membantu penanganan gangguan pernapasan.

“Sudah kita siapkan juga untuk sedatif atau anestesi untuk kalau harus melakukan evakuasi, kemudian oksigen, nebulizer,” ujarnya.

Selain memperkuat perlindungan kesehatan satwa, pemerintah juga meningkatkan perlindungan kawasan rehabilitasi orangutan dan membantu memenuhi kebutuhan peralatan pemadaman.

Baca juga : Menhut Perkuat Strategi Pemutusan Api di Sebangau

Langkah ini dilakukan untuk mencegah karhutla meluas hingga mengancam kawasan inti habitat orangutan.

Raja Juli menegaskan, pemerintah bersama TNI, Polri, Manggala Agni, Kemenhut, BPBD, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait terus berupaya menahan pergerakan api agar tidak memasuki zona inti habitat orangutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense