BREAKING NEWS
 

Hingga Malam, Menhut Pimpin Pemadaman Karhutla Tanjung Puting

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 16 Oktober 2026 20:31 WIB
Foto: Kemenhut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, terus dikebut hingga malam hari.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni turun langsung memimpin penanganan di lapangan, mulai dari pembukaan akses jalan, penentuan titik sumber air, hingga pemasangan pompa untuk mempercepat pemadaman.

Penanganan karhutla tersebut difokuskan pada tiga pekerjaan utama, yakni pembukaan akses jalan, pembangunan sumur bor, dan pemadaman.

Ketiganya dilakukan secara bersamaan agar mobilisasi personel dan peralatan serta ketersediaan air di sekitar titik kebakaran dapat segera terpenuhi.

Dalam kegiatan pada Jumat (16/1/2026) itu, Raja Juli didampingi Sekretaris Daerah Kotawaringin Barat Rody Iskandar, Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Barat Samuel, Kapolres Kotawaringin Barat Joko Handono, Kepala BMKG Iskandar Nur Setiawan, Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, serta Dandim 1014/Pangkalan Bun Letkol Inf. Makin.

Baca juga : Dewi Yustisiana: Karhutla Jangan Jadi Ritual Tahunan, Perusahaan Lalai Harus Ditindak

Tim di lapangan dibagi menjadi tiga kelompok, yakni tim pembuka jalan, tim pembangunan sumur bor, dan tim pemadaman.

Pembagian tugas ini dilakukan untuk mempercepat penanganan sekaligus memastikan akses dan sumber air tersedia bagi personel yang bertugas.

Tim pembuka jalan berhasil menembus sekitar 1,8 kilometer jalan setapak menuju Shelter Pesalat.

Akses tersebut diperlukan untuk mempermudah mobilisasi personel, peralatan, dan pasokan air ke lokasi kebakaran.

Adsense

“Akses jalan sudah berhasil kita tembus sekitar 1,8 kilometer menuju Shelter Pesalat, dan kita juga menentukan titik-titik sumber air, penempatan flexible tank atau portable tank, serta sumur bor,” ujar Raja Juli.

Baca juga : APHI Dukung Kemenko Pangan Perkuat Penanganan Karhutla Di 4 Provinsi

Bersama jajaran terkait, Menhut juga turun langsung menentukan titik penempatan tangki air, jalur suplai air, serta lokasi pembangunan sumur bor.

Penentuan titik-titik tersebut disesuaikan dengan kebutuhan operasi pemadaman di lapangan.

Sumber air disiapkan di sejumlah titik yang nantinya akan diarahkan untuk mendukung kebutuhan air di Shelter Pesalat dan sekitarnya.

Raja Juli bersama tim juga berjalan kaki dari Tanjung Harapan menyusuri jalan setapak yang baru dibuka sejauh 1,8 kilometer menuju Shelter Pesalat.

Di lokasi tersebut, ia meninjau pembuatan embung yang disiapkan untuk menampung air sebelum disalurkan ke titik-titik api.

Baca juga : Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla

Hingga malam hari, Raja Juli bersama jajaran TNI-Polri, BPBD, BMKG, dan masyarakat masih melanjutkan pemasangan mesin pompa air.

Ia meminta seluruh pompa dapat terpasang pada malam itu agar bisa langsung digunakan untuk mendukung pemadaman keesokan harinya.

“Dibagi dua tim yang memasang. Kita pasang malam ini, biar besok bisa langsung dipakai. Kita bermalam biar dipastikan terpasang,” ucap Raja Juli.

Raja Juli menegaskan, penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting akan terus dilakukan secara maksimal dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.

Pemerintah bersama TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait terus bekerja di lapangan untuk mengendalikan api sekaligus melindungi kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense