Bagian 11
Teror Oknum Polisi Khusus Susu
Baca juga : Dari Agen Susu Ke Gerbong Filsafat
Kembali ke tahun 1987, usaha agen susu sebenarnya tidak baik-baik saja. Pak Umar dan Pak Kalidi adalah polisi khusus susu. Mereka juga menjalankan usaha agen susu. Usaha agen susu mereka sering kali diteror. Saat loper susu dicegat di jalanan, sepeda beserta susu loperan diangkut mereka. Bermacam-macam hal disampaikan dari perizinan agen susu sampai ke kualitas susu yang diukur dari kadar berat jenisnya. Jika diangkut oleh polisi khusus, bisa dipastikan susu loperan hari itu akan rusak dan terbuang.
Masalahnya, proses perizinan yang diajukan oleh Mas Yon dan Pak Mulud Mulyadi, bapak mereka, selalu berlarut-larut dan tidak pernah kelar. Sampai-sampai Pak Kalidi mendatangi agen susu mereka.
Baca juga : Pengalaman Mistis Dan Sepeda Perang Tudi
Setelah mengancam akan menutup usaha, Pak Mulud yang menemui mereka agak lepas kontrol. Sembari mengambil kapak, "Silakan saja Bapak tutup usaha kami. Bapak terus-terusan mengganggu dan meneror kami, padahal kami sudah kooperatif dalam proses mengurus perizinan. Proses itu sendiri sudah sangat lama. Usaha ini hanya untuk hidup dan membiayai sekolah anak-anak." Pak Kalidi ketakutan dan pergi keluar.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.