RM.id Rakyat Merdeka - Pesantren Award 2025 memasuki babak penentuan. Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan tiga besar kandidat di setiap kategori.
Ada empat kategori penghargaan, yaitu: Kepala Daerah (Gubernur, Bupati/Wali Kota), Pesantren Transformatif, Santri Inspiratif, dan Lifetime Achievement. Proses seleksi di setiap kategori dilakukan dengan kriteria ketat, mulai dari aspek regulasi yang berpihak pada pesantren, inovasi pendidikan, hingga prestasi personal yang mampu menginspirasi publik.
Ajang ini didesain sebagai ruang apresiasi negara terhadap pesantren, santri, dan kepala daerah yang dinilai konsisten membangun ekosistem pendidikan Islam, memberdayakan masyarakat, serta menghadirkan inovasi di tengah arus zaman.
Baca juga : Menkeu Purbaya Belum Mikirin Badan Penerimaan Negara, Ini Alasannya
Direktur Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Basnang Said, menerangkan bahwa Pesantren Award adalah bentuk penghargaan negara terhadap kontribusi pesantren sekaligus penghargaan kepada pemerintah daerah yang memberi perhatian khusus pada dunia pesantren.
Setelah seleksi panjang, kini terpilih tiga besar kandidat di setiap kategori,” ungkap Direktur Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Basnang Said, seperti dimuat di laman kemenag.go.id, Kamis (25/9/2025).
Dia memastikan, Pesantren Award dirancang objektif dan transparan. “Ini bukan sekadar seremoni, tapi pengakuan negara terhadap kiprah nyata pesantren,” sambungnya.
Baca juga : Pemerintah Hapus PPh Gaji Di Bawah Rp 10 Juta, Indef: Bisa Dongkrak Konsumsi
Pengumuman pemenang akan digelar dalam Malam Anugerah Hari Santri, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2025. “Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh elemen pesantren untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi Indonesia,” pungkas Basnang.
Dewan juri yang diketuai Alissa Wahid menilai, tiga besar kandidat menggambarkan wajah pesantren yang kian beragam sekaligus progresif. “Kami menemukan banyak cerita inspiratif: ada santri dengan prestasi akademik dan sosial luar biasa, pesantren yang sukses membangun kemandirian ekonomi, hingga kepala daerah yang konsisten berpihak pada pesantren,” jelas Alissa.
Ia menambahkan, Pesantren Award juga berfungsi sebagai panggung publikasi nilai-nilai pesantren yang relevan dengan tantangan zaman. “Pesantren kini tampil sebagai pusat pendidikan yang ramah anak, ramah lingkungan, sekaligus inovatif dalam pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Baca juga : Tenant Gathering 2025, KSquare Mall Dukung Pebisnis Retail Dan Pelaku Kreatif
Berikut daftar finalis Pesantren Award 2025 yang resmi diumumkan Kemenag:
A. Kategori Kepala Daerah (Gubernur)
- Dr. (H.C) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa – Gubernur Jawa Timur
- H. Herman Deru – Gubernur Sumatera Selatan
- Muzakir Manaf – Gubernur Aceh
B. Kategori Kepala Daerah (Bupati/Wali Kota)
- Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., MM – Bupati Sumedang
- Dyah Kartika Permanasari, SE., MM – Bupati Kendal
- M. Fathul Fauzy Nurdin, M.I.Kom – Bupati Bantaeng
C. Kategori Pesantren Transformatif
- Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo – Situbondo, Jawa Timur
- Darul Arqam Muhammadiyah – Garut, Jawa Barat
- Sunan Pandanaran – Sleman, DI Yogyakarta
D. Kategori Santri Inspiratif
- Khoirul Adib (23) – Santri Darul Ilmi Meteseh, Semarang, asal Tuban
- Qotrotun Nadia (19) – Santri Fadlun Minalloh, Yogyakarta, asal Jambi
- Tsuroyyah Hamidah (28) – Santri Sunan Drajat, Lamongan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.