Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menkeu Purbaya Belum Mikirin Badan Penerimaan Negara, Ini Alasannya
Senin, 22 September 2025 20:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara soal wacana pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN). Ia menegaskan untuk saat ini pemerintah belum memikirkan pembentukan badan tersebut.
“Saya belum memikirkan Badan Penerimaan Negara,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA edisi September 2025 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (22/9/2025)..
Ia menjelaskan, nasib BPN ke depan akan bergantung pada perintah dan diskusi lebih lanjut. Terutama dengan Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga : Senayan Minta Pemerintah Terbitkan Regulasi Mudahkan Pendirian Tempat Ibadah
“Untuk sementara saya lihat sih belum perlu. Sampai semuanya sudah stabil,” kata Purbaya.
Menurutnya, fokus utama pemerintah saat ini adalah mengoptimalkan kinerja lembaga yang sudah ada. Lembaga yang dimaksud adalah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Purbaya mengakui masih ada kelemahan dalam sistem pajak dan bea cukai saat ini. Namun, ia yakin kelemahan itu masih bisa diperbaiki tanpa perlu membentuk badan baru.
Baca juga : Sidak! Menkeu Purbaya Telepon Langsung Kring Pajak, Ini yang Ditanya
“Tapi kalau sekarang belum saatnya. Masih ada kelemahan-kelemahan di sistem, baik pajak dan bea cukai, yang bisa diperbaiki,” jelasnya.
Pilihan untuk membentuk BPN baru akan dipertimbangkan jika optimalisasi dua direktorat jenderal itu nantinya tidak sesuai harapan.
Di kesempatan yang sama, Purbaya juga menyinggung kondisi ekonomi global. Ia menilai situasinya tak seburuk yang ditakutkan dan mulai pulih.
Baca juga : Trump: Putin Bakal Mundur Dari Perang Ukraina, Jika Harga Minyak Anjlok
"Trennya sepertinya akan membaik terus,” ujar dia.
Sebagai informasi, wacana pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN) muncul dalam revisi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025. Badan ini rencananya akan menyatukan DJP dan Bea Cukai di bawah satu atap untuk menggenjot penerimaan negara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya