RM.id Rakyat Merdeka - Quth Global menggaungkan pentingnya dialog lintas peradaban dan budaya melalui seni dan musik di tengah konflik serta ketegangan geopolitik global, seiring kedatangan maestro tenor dunia Andrea Bocelli ke Indonesia.
Inisiator Quth Global Hery Haryanto Azumi mengatakan musik tidak sekadar menjadi bentuk ekspresi artistik atau hiburan, tetapi juga dapat menjadi medium diplomasi kebudayaan untuk mempertemukan manusia dari berbagai bangsa, bahasa, dan latar belakang.
“Musik menjadi jembatan, kebudayaan menjadi ruang perjumpaan, dan kemanusiaan menjadi tujuan bersama,” ujar Hery melalui pesan Quth Global dikutip Senin (12/10/2026).
Baca juga : Tiga Dekade, Suara Emas Andrea Bocelli Kembali Menggema di Indonesia
Menurut Hery, seni dan kebudayaan memiliki peran penting dalam membangun saling pengertian, menumbuhkan empati, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah dunia yang semakin terfragmentasi.
Ia menilai upaya membangun dialog antarbangsa tidak harus selalu dimulai melalui forum politik atau diplomasi formal. Seni dapat membuka ruang perjumpaan yang memungkinkan masyarakat memahami perspektif berbeda dan menghormati identitas masing-masing tanpa menghilangkan keberagaman.
Melalui pengalaman emosional yang dibagikan bersama, musik memungkinkan manusia menemukan titik temu di tengah perbedaan pandangan dan latar belakang budaya.
Baca juga : Siap Maju Ketum PBNU, Hery Haryanto Azumi: Persatuan NU yang Utama
Hery mengatakan momentum kedatangan Andrea Bocelli juga menjadi kesempatan untuk menyoroti potensi Indonesia dalam percakapan kebudayaan global.
Menurut dia, kekayaan tradisi, keragaman masyarakat, dan nilai-nilai spiritual yang dimiliki Indonesia merupakan modal untuk berkontribusi dalam membangun dialog yang lebih terbuka di antara berbagai bangsa dan budaya.
Kehadiran seniman kelas dunia seperti Andrea Bocelli, lanjut Hery, mengingatkan bahwa apresiasi terhadap seni dapat melampaui batas-batas sosial dan budaya.
Baca juga : Andrea Bocelli Tampil di Borobudur dan Jakarta, SMBC Indonesia Jadi Partner
Keindahan musik dapat dinikmati masyarakat dari berbagai latar belakang sekaligus menghadirkan pengalaman emosional yang menghubungkan manusia tanpa harus mengesampingkan perbedaan.
Sebagai inisiatif dialog lintas peradaban dan budaya, Quth Global menempatkan nilai-nilai spiritual, intelektual, dan kemanusiaan sebagai landasan untuk memperkuat saling pengertian antarmasyarakat.
Hery berharap seni tidak hanya dipandang sebagai perayaan keindahan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas pemahaman, menumbuhkan empati, dan memperkuat upaya bersama membangun peradaban yang lebih manusiawi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.