BREAKING NEWS
 

Sempat Ngetren Di Kalangan Fans, Perban Di Telinga Kanan Trump Sudah Dilepas

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 27 Juli 2024 14:33 WIB
Presiden AS Donald Trump kini sudah tak lagi memakai perban di telinga kanannya. (Foto: Getty Images)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kini tak lagi memakai perban di telinga kanannya.

“Saya baru saja melepas perban terakhir di telinga. Saya mencopotnya untuk grup ini," kata Trump, dalam sambutannya pada acara "The Believers' Summit" Turning Point Action di Florida, Jumat (26/7/2024).

Sekadar mengingatkan, Trump memakai perban di telinga kanannya, setelah terserempet peluru dalam insiden penembakan saat kampanye di Butler, Pennsylvania pada 13 Juli 2024.

Baca juga : Waspada, Potensi Penyalahgunaan AI untuk Penyebaran Disinformasi

Direktur Dinas Rahasia AS Kimberly Cheatle yang dianggap bertanggung jawab atas insiden tersebut, mengundurkan diri dalam Sidang Kongres pada 23 Juli 2024, usai mendapat tekanan besar dari Partai Republik dan Demokrat.

Sempat Ngetren

 

Adsense


Perban di telinga kanan Trump, sempat menjadi tren fashion di kalangan pendukungnya. Fenomena ini terlihat jelas dalam acara Konvensi Nasional Partai Republik di Milwaukee pada pertengahan bulan ini.

Baca juga : Bank DKI Gandeng Pasar Niaga Kerta Raharja Beri Layanan Fasilitas Perbankan Di Tangerang

Para peserta acara menutupi kuping kanannya dengan perban, sebagai tanda dukungan simbolis terhadap Trump, yang juga Presiden ke-45 AS.

“Kami membantu Presiden Trump menetapkan pernyataan mode baru,” kata delegasi Arizona Susan Ellsworth, kepada Reuters, 18 Juli 2024. 

"Kami berdiri penuh solidaritas atas luka yang dialami Trump. Kami hanya ingin dia tahu, betapa kami mencintainya," sambung Ellsworth.

Baca juga : Penerimaan Negara Dari Sektor Hulu Migas Capai Rp 114 Triliun

Delegasi Michael Schafer, yang juga mengenakan perban di telinga kanannya mengatakan, tren ini tidak sama dengan topi merah bertuliskan "Make America Great Again".

"Saya pikir, itu (tren perban, Red) adalah sesuatu yang penting untuk saat ini," ucap Schafer.  

18 Juli 2024, Konvensi Partai Republik resmi menetapkan Trump sebagai kandidat Partai Republik, yang akan bertarung di Pilpres AS November mendatang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense