Dark/Light Mode

Hidupkan Kenangan Perjalanan, Sarirasa Grup Luncurkan Pantura

Selasa, 16 Juli 2024 21:18 WIB
Sarirasa Grup kembali berinovasi menjaga kekayaan kuliner Indonesia dengan meluncurkan brand pangan, Pantura. Foto: Istimewa
Sarirasa Grup kembali berinovasi menjaga kekayaan kuliner Indonesia dengan meluncurkan brand pangan, Pantura. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Sarirasa Grup kembali berinovasi menjaga kekayaan kuliner Indonesia dengan meluncurkan brand pangan, Pantura pada 10 Juli 2024. Peluncuran ini, bertepatan perayaan ulang tahun ke-50 Sarirasa Grup.

"Melalui Pantura, hadir dengan hidangan autentik yang membawa kenangan," ujar Head of Marketing Sarirasa Grup, Lavinia Siswadi, dalam keterangannya, Selasa (16/7/2024).

Lavinia menceritakan, nama Pantura berasal dari Jalur Pantai Utara, yang menghubungkan ujung timur dan barat Pulau Jawa, membentang lebih dari 1.300 kilometer dan melewati lima provinsi : Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Baca juga : Hapus Kesenjangan Keterampilan Lewat Literasi Digital

Harapannya, Pantura dapat menghadirkan kembali kenangan yang memudar. Seperti, makan bersama di warung pinggir jalan sepanjang Jalur Pantura saat ‘pulang kampung’ menjelang perayaan Lebaran.

"Tujuan Sarirasa Grup mendirikan Pantura untuk membangkitkan nostalgia melalui hidangan utama tradisional yang ada di warung-warung sepanjang jalur bersejarah ini," katanya.

Nah, di Pantura, berupaya menghadirkan rasa tradisional dengan sentuhan modern. Hadir dengan konsep kafetaria yang unik, pelanggan dapat memilih hidangan mereka dari pilihan menu yang tersedia.

Baca juga : 2 Tahun Berjalan, Menag Apresiasi Capaian MOOC Pintar

"Setiap hidangan ditafsirkan ulang dengan sentuhan kontemporer untuk memikat semua indera dan kenangan kita," sebutnya.

Dirincikannya, menu andalan di Pantura adalah Soto Harum. Makanan ini, disajikan dalam mangkuk kecil dan disertai dengan berbagai lauk pauk yang lezat. Pantura, mengajak tamu untuk mengenang kenangan berharga melalui rasa.

Soal desain interior, Lavinia menyebut pihaknya berupaya menghormati jalur Pantura. Di salah satu dinding, terdapat gambar-gambar bajaj yang ditumpuk tinggi dengan bagasi, mengingatkan pada perjalanan keluarga di masa sibuk di Pantura.

Baca juga : Bey Machmudin Apresiasi Satgas Saber Pungli Luncurkan Film Hantu di Sekolah

Tempat duduk di Pantura dilengkapi dengan perabotan kayu sederhana, menciptakan pesona sederhana yang khas dengan lampu gantung yang menambah suasana dan membangkitkan nostalgia akan masa lalu.

"Pantura, sekali lagi merupakan langkah revolusioner yang dilakukan oleh Sarirasa Grup untuk menghormati, melestarikan, dan mempromosikan kuliner dan tradisi Indonesia," ujarnya.

"Selain fokus pada membuat makanan yang lezat dan menjaga variasi menu, Pantura juga berkomitmen untuk hanya menggunakan bahan-bahan berkualitas terbaik untuk setiap resep dan lebih fokus pada penyajian makanan dan inovasi kreatif sambil tetap mempertahankan fokusnya pada autentisitas rasa," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.