Sebelumnya
OpenSecrets adalah lembaga independen nirlaba yang fokus pada transparansi yang melacak uang dalam politik dan pengaruhnya terhadap pemilihan umum dan kebijakan publik.
AS Belum Siap Dipimpin Wanita
Survei yang dilakukan YouGov untuk Times mendapati bahwa masih banyak warga AS yang tidak siap dipimpin wanita.
Dalam survei yang dirilis pada 23 dan 24 Juli kemarin, 54 persen responden siap dipimpin presiden wanita. Angka ini turun dari perolehan 2016 sebesar 63 persen responden yang mengaku siap dipimpin presiden wanita.
Baca juga : KPK Telusuri Dugaan Keterlibatan Pejabat
Survei dilakukan pada 22-23 Juli melibatkan 1.170 responden berstutus pemilih terdaftar dengan margin of error plus minus 3 persen. Hasilnya, 41 persen pemilih AS yakin lebih dari separuh penduduk AS tidak akan memilih kandidat perempuan.
Harris tengah menggodok pasangannya untuk melaju ke Gedung Putih. Dalam jajak pendapat internal kubu Demokrat, Gubernur Michigan Gretchen Whitmer didukung 27 persen pemilih. Namun Whitmen lebih tertarik bergabung dalam tim pemenangan Harris, sebagai wakil ketua.
Cawapres Harris lain yang difavoritkan 22 persen adalah Senator Mark Kelly dari Arizona, Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro.
Baca juga : Pacar Baru El Rumi
Nama lain yang muncul adalah Gubernur North Carolina Roy Cooper, Gubernur Minnesota Tim Walz. Menteri Perdagangan Gina Raimondo disebut-sebut masuk daftar kandidat.
Selain itu, Menteri Transportasi Pete Buttigieg telah menyatakan bahwa dia terbuka untuk mendampingi Harris.
Menyadari bahwa ras dan gender mempengaruhi pemilu 2024, Harris mempertimbangkan kandidat pria dan berkulit putih untuk jabatan tersebut. Mantan Jaksa Agung Eric Holder telah dipilih untuk memimpin proses penyaringan cawapres untuk Harris. DAY
Baca juga : Jokowi Tak Mau Cuma Dinikmati Pengusaha
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Senin, 29 Juli 2024 dengan judul "Saling Serang, Pilpres AS Makin Panas, Trump: Harris Liberal Gila Harris: Trump Pembohong"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.