RM.id Rakyat Merdeka - Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Kamala Harris kembali mengungguli Calon Presiden Partai Republik Donald Trump dari Partai Republik, menurut survei Reuters/Ipsos yang dipublikasikan pada 8 Agustus 2024.
Dalam survei tersebut, Harris sukses mengantongi 42 persen suara. Atau terpaut lima poin dari Trump, yang hanya 37 persen.
Baca juga : Baru Deklarasi, Dana Kampanye Harris-Walz Tembus Rp 323 Miliar
Harris diketahui terus memperlebar keunggulannya sejak survei Reuters/Ipsos pada 22-23 Juli 2024. Ketika itu, Harris sukses membukukan angka 37 persen, Trump 34 persen.
Survei ini juga mengungkap fakta, kandidat independen Robert Kennedy Jr saat ini hanya didukung 4 persen suara. Turun dari 10 persen pada Juli 2024.
Survei Reuters/Ipsos yang dijalankan pada 2-7 Agustus 2024 dan melibatkan 2.045 orang dewasa AS ini, memiliki margin of error 3 persen.
Baca juga : Terpilih Jadi Wakil Kamala Harris, Tim Walz: Ini Kehormatan Seumur Hidup
Dalam jajak pendapat terpisah, Ipsos menemukan Harris mengungguli Trump dengan perolehan suara 42 persen berbanding 40 persen di tujuh negara bagian yang paling ketat dalam Pilpres AS 2020: Arizona, Georgia, Michigan, Nevada, North Carolina, Pennsylvania, dan Wisconsin.
Hasil tersebut tidak mencakup hasil untuk masing-masing negara bagian.
Nama Harris mulai meramaikan Pilpres 2024 setelah Joe Biden mengumumkan mundur dan mendeklarasikan dukungan untuknya, pada 21 Juli 2024.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.